PENGEMBANGAN TERNAK SAPI RAS MADURA

Bagikan Artikel ini

“Ternak Sapi Ras Madura” merupakan tulisan dari Bapak Prof.R.Tatang Santanu Adikara. Beliau adalah Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga Surabaya. Beri bookmark untuk ilmu ini, suatu saat pasti berguna buat kalian.

Prof.dr.Prof.Tatang Santanu Adikara, Ms, drh

            Ternak Sapi Ras Madura semenjak berabad-abad tahun lalu telah tumbuh dan berkembang di pulau Madura merupakan ras asli Madura/Indonesia. Ternak Sapi Ras Madura adalah hasil persilangan antara Bos Taurus/banteng dengan sapi-sapi lokal di pulau Madura.  Ternak sapi ras Madura ini sejak lama sudah dikenal sebagai ternak sapi yang mudah berkembang biak, relatif lebih tahan terhadap penyakit jika dibandingkan dengan lainnya, serta kelebihan lainnya adalah dagingnya empuk dan manis, amat cocok dibuat abon dan rendang, disukai oleh banyak konsumen serta berat karkasnya relatif tinggi hingga mencapai 58 bahkan 60 %.

Beberapa penelitian sapi ras Madura ini telah dilakukan, meliputi pertumbuhan, berat badan, berat karkas, bahkan sampai jarak antar kelahiran selama bertahun-tahun. Namun hingga saat ini masih belum didapat standar yang tetap, karena data yang didapatkan selalu tidak seragam. Hal ini menunjukkan bahwa keragamannya amat tinggi, mulai dari nilai yang tidak atau terjelek hingga nilai terbaik, tergantung dari letak wilayah, musim dan manajemen pemeliharaannya.  Hal itu menunjukkan bahwa kemurnian ras sapi madura ini sebagian masih perlu diteliti kembali, atau dapat dikatakan bahwa perlu suatu tindakan grading-up/pemurnian sapi ras Madura.  Di lapangan masih ditemukan crossing antara sapi Madura dengan jenis Limousine, sehingga muncul suatu hasil cross yaitu Madrasin atau Madura limousine, atau crossing dengan bibit unggul lainnya, seperti Santa gertrudis, Angus bahkan dengan jenis Frisian Holstein/FH.

KEUNGGULAN SAPI MADURA:

  • Tahan terhadap Cuaca panas dan kering
  • Mudah beradaptasi dan lebih tahan penyakit
  • Cepat bertumbuh jika dirangsang dengan teknologi
  • Berat karkasnya cukup tinggi, tubuhnya gempal
  • Dagingnya manis dan lebih gurih
  • Kadar air dagingnya lebih rendah sehingga amat tepat jika dibuat abon/rendang, amat disukai orang Padang
  • Jika pakannya baik, maka mudah dibuntingkan
  • Tahan penyakit, terutama caplak dan jarang keguguran

 

PENGEMBANGAN INI TERBAGI MENJADI DUA HAL YAITU:

BREEDING & FATTENING

1.PEMBIBITAN/BREEDING, MELIPUTI :

  • PEMURNIAN/GRADING-UP
  • PERSILANGAN/CROSSING
  • PENGGUNAAN TEKNOLOGI LASER UNTUK GERTAK BIRAHI DAN KAWIN SUNTIK

    TITIK-TITIK AKUPUNKTUR YANG BERHUBUNGAN DENGAN REPRODUKSI (GERTAK BIRAHI)

2.PENGGEMUKAN/FATTENING, MELIPUTI:

  • PEMELIHARAAN INTENSIF
  • MANAJEMEN PAKAN
  • PENGGUNAAN TEKNOLOGI (TEKNOLOGI LASER UNTUK MENGGEMUKKAN, PEMANFAATAN LIMBAH PERTANIAN UNTUK PAKAN TERNAK DAN LIMBAH KOTORAN UNTUK PUPUK KANDANG, TEKNOLOGI BIOGAS, TEKNOLOGI BIO FERMENTOR, TEKNOLOGI KESEHATAN TERNAK, DAN TEKNOLOGI PENANAMAN RUMPUT UNGGUL PAKAN)
ALAT LASER UNTUK PENGGEMUKAN DAN GERTAK BIRAHI

LANGKAH-LANGKAH UNTUK BREEDING DAN PERBAIKAN KUALITAS BIBIT SAPI (GRADING UP)

  • PEMELIHARAAN JANTAN UNGGULAN RAS MURNI SAPI MADURA, MELALUI SELEKSI PHENOTYPE DAN GENOTYPE, DIPELIHARA SECARA INTENSIP DAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI LASER DAN PAKAN
  • SELEKSI BETINA INDUKAN RAS MURNI MADURA DIPELIHARA SECARA INTENSIF, MENGGUNAKAN TEKNOLOGI LASER DAN PAKAN
  • PENGGUNAAN TEKNOLOGI LASER & HORMON UNTUK SINKRONISASI BIRAHI
  • PENGGUNAAN TEKNOLOGI INSEMINASI BUATAN UNTUK BREEDING DAN MEMPEROLEH TURUNAN SAPI MADURA YANG UNGGUL MELALUI PROSES PERKAWINAN YANG BERULANG

 

RAS MURNI MADURA:
secara phenotype, masih banyak variasinya sehingga harus mencari varian unggulan.

  • BIBIT UNGGUL DARI SAPI SONOK (BETINA)
  • PEJANTAN DARI SAPI RUBARUH (DARI PAMEKASAN)
BIBIT UNGGUL SAPI JANTAN
SAPI JANTAN UNGGUL MADURA (Prof.Tatang memiliki penampilan yang santai dan bersahabat dengan Masyarakat)
BIBIT UNGGUL SAPI SONOK (BETINA)
BIBIT UNGGUL SAPI SONOK (BETINA)
TEKNOLOGI LASER UNTUK PENGGEMUKAN

 

CIRI-CIRI PHENOTYPE YANG BAIK :

  • BENTUK TUBUH PANJANG DAN LEBAR
  • KEPALA BESAR (MUKA BAGONG)
  • DAERAH GLUTEUS (PANTAT) BULAT (BUKAN SIGAR JAMBE)
  • JARAK ANTARA DUA KAKI KANAN DAN KIRI LEBAR

 

Seru ya baca tulisan Prof.R.Tatang, kalau kita mau mengembangkan sapi rasanya bisa banget. Tidak hanya mempelajari tulisan ini, tapi kamupun bisa loh mengembangkan bisnismu dengan menggandeng beliau. Mau tahu info lebih lanjut tentang beliau? Sst.. aku bisa bantu untuk kontak langsung, kalau berminat silahkan klik berikut untuk konfirmasi via email.

Baca juga : 21 day healthy life style

 

Salam,

Dewi Adikara

Dengan meninggalkan komentar positif akan menjadi perkenalan untuk saya bw balik. Mohon tidak menaruh link pada komentar ya, jika ada link maka otomatis "delete". Terimakasih.