Tempat wisata di Yogyakarta

Bagikan Artikel ini

Suasana Yogyakarta yang menyejukkan masih terbayang di memori. Liburan kemarin di Yogyakarta selama 3 hari 2 malam ternyata rasanya tidak cukup. Kuingin pulang lagi ke Yogyakarta. Lah? Aslinya Yogya neng? Nggak. Hehehhe.. cuma kalau disana rasanya hati ayem banget. Lokasi menginap yang saya pilih adalah dekat Malioboro, karena tempat ini adalah tempat wajib yang harus dikunjungi bila ke Yogya. Eh, tapi tempat wisata di Yogyakarta sekarang makin banyak loh.

Duh, udah kangen aja balik ke Yogyakarta. Karena banyaknya tempat wisata, saya sampai bingung untuk memilih. Selain menjadi kota Wisata, Yogyakarta juga merupakan kota Pelajar. Disepanjang perjalanan menuju tempat wisata, saya melihat banyak kampus disana.

Kalau punya anak kecil seperti saya, maka harus memilih tempat wisata yang aman dan nyaman buat mereka. Tempat yang saya pilih adalah sebagai berikut:

1. Upside-down

Dari luar sih tempatnya tidak terlalu menarik, karena terlihat seperti rumah kuno bercat tembok Merah muda dan Biru. Diluar juga tidak ada keramaian yang menunjukkan bahwa ini adalah tempat wisata. Tidak ada umbul-umbul yang norak untuk menarik perhatian mata pengunjung. Namun kalau diperhatikan lebih seksama, pintu depan rumah ini terbalik, dan ada lampu jalan disamping rumah ini juga terbalik. Kesan awal yang saya rasakan adalah rumah ini seperti sudah lama dibangun dan terlihat sepi pengunjung.

Yogyakarta
Bagian depan Upside-down

Saya hanya lihat dua gerobak tukang bakso di sebelah kanan dan kiri rumah, penjual jus buah dan sosis bakar, itupun pembelinya tidak seberapa. Saya berpikir positif mungkin ini bukan hari Minggu libur panjang makanya sepi. Dan ternyata selama saya didepan membeli bakso, sudah ada sekitar 3 bus yang turun ke tempat hiburan ini. Setiap banyak orang dari bus turun, berbondong-bondong orang masuk dan menghilang. Terlihat sepi kembali.

Yogyakarta
Mr Deddy menyambut kedatangan saya?

Dan ternyata disaat kita masuk didalamnya… Woow.. Amazing..!!

Anak-anak pada suka dan heboh, terheran-heran. Banyak Spot foto yang keren banget. Dan kita harus kreatif memainkan ekspresi wajah kita. Tiket Masuk ke tempat ini hanya Rp.80.000,- per orang. Untuk anak-anak dibawah 3 tahun terhitung gratis. Selain itu bisa mengambil tiket terusan dua wahana yang satu manajemen yaitu Teddy Bear cuma membayar Rp.100.000,- untuk kedua wahana, Upside down dan Teddy Bear. Keuntungannya adalah tiket yang satunya tidak harus digunakan dihari yang sama. Namun batas waktunya adalah 1 minggu dari nota pembayaran. Akhirnya saya putuskan ambil terusan dengan harapan, besok kami memiliki waktu untuk menuju ke wahana Teddy Bear.

Sayangnya keesokan harinya saya tidak jadi ke Teddy Bear, Alasan pertama saya karena ternyata saya dapat rejeki lain. Saya dapat tiket gratis 4 Wahana untuk 2 orang Dewasa. Tentu saya pakai dong, karena Wahana ini juga cukup sering memanjakan mata saya disaat saya lihat-lihat di Instagram.

Alasan kedua saya, Ā 4 Wahana tersebut dalam satu lokasi, sehingga tidak perlu jauh kesana – kemari untuk hunting wahana. Mereka satu manajemen, yaitu De Mata 1, De Mata 2, De Arca, dan D’Walik.

2. De mata 1,

– Perhatikan langkahmu nak.. . . . #yogyakarta #bloggerlife #photography #photoshoot

A post shared by dewi_adikara (@melani_pryta_dewi) on

De Mata 1 memiliki lebih dari 100 spot untuk membuat ilusi mata dan sangat bekerja bila kita ambil foto. Tidak usah kawatir bagi pemula, yang tidak fotogenik atau memiliki wajah fals untuk berfoto seperti saya, hahaha.. karena disini disertakan contoh untuk mengambil foto dan gaya. Awalnya saya dan suami mencontoh cara-cara berpose, lama – kelamaan kita makin narsis dan keluar deh aslinya gaya sendiri, hahaha.. oiya bagi teman-teman yang ga bawa kamera, didalam wahana ini disediakan jasa foto dengan fasilitas beberapa cetak foto yang dipandu oleh tim mereka.

3. De Mata 2,

Rutenya de Mata 2 adalah terusan dari de Mata 1. Sempet takut melanjutkan ke De Mata 2 karena dibagian pintu masuk ada pigura yang berisikan gambar video wanita yang seperti nya drakula. Maaf saya ga bisa jelasin denganĀ  detail, apalagi ambil foto *laaah saya lewatnya aja pake merem sambil lari, takuuut…

Hati ini sempet was-was jangan-jangan dengan De Mata 2 tempatnya horor.Ā  Ampun deh mending keluar aja. Untungnya ketakutan dikalahkan sama rasa penasaran, dan ternyata tidak ada yang menakutkan didalam, banyak spot foto baru namun tidak sebanyak di De Mata 1. Berikut contoh-contoh nya:

Yogyakarta
Terbang jadi penyihir
Yogyakarta
Gaya Gravitasinya menghilang

Menurut saya suasana De Mata itu terdiri dari spot foto Alam, Dinosaurus, Misteri, Wonderland, Sport dan Magic.

4. Wahana d’Walik

Wahana dengan Walik sepertinya berasal dari kata wakil atau terbalik. Karena semua properti didalamnya terbalik, serupa dengan Upside-down. Hanya saja disini lebih banyak variasinya dan tidak ada petugas yang bisa bantu foto, kecuali berbayar.

Mau potong rambut malah terbang

5. Yang terakhir adalah De Arca, sayangnya waktu saya terbatas untuk mengunjungi wahana terakhir. Dan saya coba tanya ke petugasnya, wahana ini seperti museum tapi berisi patung-patung. Saya rasa anak saya masih terlalu kecil dan kurang mengerti pada patung-patung yang bersejarah, jadi saya putuskan tidak masuk. Jadi maaf tidak ada foto untuk wahana ini?

Temukan koleksi foto saya di Instagram saya, jangan lupa Follow. Kalau disini ga muat kebanyakan gambar, hehe..

Itulah beberapa lokasi yang saya datangi selain Malioboro, saya kasih bonus rekomendasi toko oleh-oleh bakpia yang uenak deh, ini bukan Endorse loh. Karena enaknya Mantap, saya suka Keju, dan disini Bakpia Kejunya terasa banget, enak dan Basah?

Yogyakarta
Bagian depan bakpia Agi
Yogyakarta
Pak suami borong

Bakpia Agi, jika dituliskan dengan huruf “hanacaraka” maka akan menggunakan huruf “ho” dan “gi” yang artinya “Hoki”

Mau ikutan hoki? Yuk rencanakan ke Yogyakarta ?

Salam,

Dewi Adikara.

3 thoughts on “Tempat wisata di Yogyakarta”

Dengan meninggalkan komentar positif akan menjadi perkenalan untuk saya bw balik. Mohon tidak menaruh link pada komentar ya, jika ada link maka otomatis "delete". Terimakasih.