Sahabat Blogger

Temanmu akan menggambarkan siapa kamu, maka pilihlah teman yang baik dan mari saling berbagi kebaikan.
Bagikan Artikel ini

Ada beberapa kekurangan Payroll Manual dibandingkan Software Payroll Indonesia. Lantas mengapa kita membahas kekurangan?

Khususnya pada era pandemi saat ini sebagai HR Develepment kita dihadapkan tantangan untuk mengatur ulang manajemen karyawan. Sistem kerja Work From Home, Shift, pembagian waktu kerja bergantian tentu dan strategi perhitungan sistem kerja lainnya, banyak mengubah cara perhitungan payroll perusahaan. Setiap perusahaan pastinya ingin bergerak untuk maju, mendapatkan profit sehingga perlu memperhatikan aspek-aspek yang menjadi tantangan bagi perusahaan.

Salah satu aspek penunjang yang perlu diperhatikan adalah bagaimana sistem payroll di dalam perusahaan. Pekerjaan utama kita untuk mengembangkan bisnis bisa lebih maksimal saat kita tidak terlalu lama menghabiskan waktu untuk menyelesaikan administrasi. Kemampuan untuk mendeteksi apa yang menjadi kekurangan sistem payroll yang ada, akan membuat kita mampu mengatur strategi dalam mengembangkan bisnis.

Apakah bisnis sahabat masih menggunakan Payroll Manual?

Penggajian atau payroll manual dinilai lebih sederhana dibandingkan dengan software payroll. Padahal tidak demikian, payroll manual yang tampak sederhana tersebut menyimpan berbagai kekurangan yang merugikan dari sisi karyawan dan tim HRD. Kekurangan apakah yang dimaksud? Bagaimana cara untuk mengatasi kekurangan tersebut?

Kekurangan Payroll Manual

Ada beberapa kekurangan yang sangat terlihat jelas dari payroll manual, berikut kekurangan yang paling sering dirasakan oleh perusahaan:

Risiko Gaji Telat

Hal ini adalah kekurangan yang paling nyata dari payroll manual. Tidak ada karyawan yang suka ketika terlambat menerima gaji. Namun kejadian ini kerapkali terjadi dikarenakan payroll manual membutuhkan banyak waktu, sementara HRD memiliki banyak pekerjaan yang membutuhkan fokus lebih besar seperti stategi dan development, sehingga kelalaian administrasi bisa saja terjadi sehingga pembayaran gaji pun telat.

Baca juga yuk: Rumus – Rumus Excel yang Wajib Diketahui

Risiko Laporan Keuangan Tidak Akurat

Saat terjadi kesalahan administrasi pada perhitungan pada payroll, maka akan mempengaruhi pula laporan keuangan juga dan pelaporan pajak. Hal ini akan menimbulkan masalah pertanggungjawaban keuangan serta pengambilan keputusan yang keliru akibat data yang kurang akurat.

Risiko Rendahnya Disiplin Karyawan

Di dalam sistem payroll perusahaan yang baik akan tercatat dan dianalisa terus menerus kinerja perusahaan dan efektivitas karyawan yang bekerja di dalam perusahaan. Jika tidak ada kejelasan mengenai ini akan mempengaruhi sistem payroll yang buruk. Saat seorang karyawan yang berpotensi dan cerdas mampu mengembangkan perusahaan maka harus dihargai dengan gaji yang sesuai juga. Jika mereka yang berpotensi tidak dihargai, lama kelamaan akan menurunkan sikap disiplin karyawan. Sistem payroll yang buruk, biasanya tidak memperhitungkan kinerja karyawan yang baik, memberikan bonus saat ada pencapaian kerja yang besar.

Risiko Branding Perusahaan Menjadi Buruk

Ini adalah salah satu dampak negatif dari sistem payroll yang buruk. Jika citra perusahaan menurun di mata karyawan, kemungkinan mereka untuk pindah menjadi lebih besar.
Sebagai solusi dari buruknya sistem payroll pada suatu perusahaan, maka penggunaan Software Payroll pada perusahaan adalah hal yang tepat. Software Payroll Indonesia LinovHR memudahkan Staf HRD dan Payroll dalam melakukan aktivitas pengelolaan payroll perusahaan.

Baca juga yuk:

Sofware Payroll Indonesia LinovHR

LinovHR

Sofware Payroll Indonesia LinovHR menyediakan berbagai jenis fitur dan modul yang dibutuhkan oleh manajemen untuk mempermudah pengelolaan Human Resource dan Payroll perusahaan, baik yang bersifat teknis maupun strategis. Modul yang tersedia di dalam LinovHR mampu secara komperhensif menjadi sebuah sistem yang ideal dengan menghasilkan data yang akurat. Sehingga kita dapat dengan mudah dan fokus dalam mengambil langkah strategis untuk mengembangkan perusahaan, tanpa perlu khawatir dengan masalah-masalah yang bersifat teknis dan administratif.

Referensi dan gambar: LinovHR.com

%d blogger menyukai ini: