Sahabat Blogger

Temanmu akan menggambarkan siapa kamu, maka pilihlah teman yang baik dan mari saling berbagi kebaikan.
Bagikan Artikel ini

Kisah Nabi Ilyas a.s.Seorang Nabi yang dilimpahkan kesejahteraan.

Nabi Ilyas at-Tasyabbi berasal dari keturunan Nabi Ishaq bin Ibrahim a.s. Beliau diutus Allah kepada penduduk Ba’lbak, karena mereka menyimpang dari agama yang telah dibawa oleh Nabi Musa a.s. Penduduk Ba’lbak di sebuah daerah sebeah barat Damaskus.

Nabi Ilyas mengajak kaumnya untuk beribadah kepada Allah dan meninggalkan sesembahan berhala yang bernama Ba’l. Namun kaumnya tidak mau mendengarkan ajakan Nabi Ilyas.

Beliau kemudian menceritakan pula kepada kaumnya mengenai azab yang telah menimpa kaum Nabi Nuh, kaum Sodom, kaum Tsamud, dan lainnya, dimana mereka mendapatkan azab yang sangat pedih karena durhaka kepada Allah. Nabi Ilyas tidak ingin kaumnya mengalami nasib yang sama.

Nabi Ilyas mengingatkan mereka bahwa apa yang mereka sembah sesungguhnya tidak bermanfaat sama sekali. Berhala tersebut idak dapat mendengar dan melihat. Bahkan berhala-berhala tersebut tidak dapat membantu manusia saat sedang dalam kesusahan.

Mereka sama sekali tidak menghiraukan ucapan Nabi Ilyas, dan tetap menyembah berhala. Bahkan, mereka mengancam akan membunuh Nabi Ilyas jika masih menyebarkan agama tersebut. Dan begitulah terus, hingga seluruh penduduk Ba’lbak mati, dan mereka masih dalan keadaan kafir.

Kisah Nabi Ilyasa a.s.

Seorang Nabi yang adil dan bersih.

Nabi Ilyasa a.s. berasal dari keturunan Nabi Ya’qub bin Ishaq a.s. Beliau diutus Allah di sebuah daerah yang berada di Damaskus. Kisah beliau tidak terlalu banyak tertuang dalam Al-Quran, namun Allah senantiasa memuji-muji Nabi Ilyasa a.s. sebagai hamba yang saleh dan paling baik.

Baca juga yuk: Kisah nabi Ya’qub a.s. dan Kisah nabi Ishaq a.s.

Beliau dari kecil tumbuh sebagai anak yang saleh dan bertakwa. Dia selalu dalam petunjuk Allah, beliau juga dikenal sebagai nabi yang sangat toleran terhadap kaumnya. Beliau adalah seorang nabi yang sangat peyayang pada sesama.

“Dan ingatlah akan Ismail, Ilyasa, dan Dzulkifli. Semuanya termasuk orang-orang yang paling baik.” (QS Shad [38] 48)

Baca juga : Kisah nabi Ismail masa kecil (part 1) dan Kisah nabi Ismail (part 2)

Diceritakan ulang dari buku: Aqila, Irvan. 2019. Kisah Pengantar Tidur 25 Nabi & Rasul. Jakarta selatan: Penerbit Noura, PT.Mizan Publika (Angoota IKAPI)

Jangan pernah lelah dan bosan untuk terus menyimak kisah nabi ya, Sahabat.

salaman

Salam,

Dewi Adikara.

%d blogger menyukai ini: