Sahabat Blogger

Temanmu akan menggambarkan siapa kamu, maka pilihlah teman yang baik dan mari saling berbagi kebaikan.
Bagikan Artikel ini

Saya menganjurkan menangani sembelit pada Bayi dan Anak dengan INTERLAC®. Masih teringat jelas saat anak saya berusia 8 bulan, dimana ia mengalami sembelit, susah buang air besar, sehingga disetiap malamnya ia sering menjerit tiba-tiba dalam tidur lelapnya.  Sebagai wanita yang baru saja menjadi seorang ibu, tentu kondisi ini membuat saya menjadi sedih dan berusaha mencari tahu mengapa anak saya sembelit. Komentar yang terjadi disekitar saya adalah, ibunya kurang makan sayur, padahal saya makan sayur sudah penuh sepiring sampai saya terkadang merasa eneg sebelum makan (dasarnya bukan maniak sayuran), namun demi si baby tetap saja saya makan. Lalu ada yang bilang komposisi sayuran si baby juga kurang, mengingat si baby sudah mulai diperkenalkan makanan pendamping selain asi (MPASI). Ada pula yang menginformasikan minum ASInya kurang, padahal ASI saya lancar, keseharian si kecil juga bersama saya, karena saya putuskan berhenti kerja demi merawat si kecil. 

STREES?

Iya! Karena ASI saya banyak, makan sayur banyak, namun si kecil tetap aja sembelit? bahkan jika si kecil minum ASI banyak dia sering gumoh sampai muntah, jadi bolak balik ganti seprai, serius! Seringkali saya dapat teguran di sendawakan dulu anaknya, hiks padahal sudah saya lakukan.  Hal yang paling menggelikan saya harus merangsang anus si kecil dengan tulang daun sirih merah (cara tradisional), hasilnya? Berhasil, namun sembelit terjadi lagi dikemudian hari. Sehingga saya mendapatkan resep untuk menggunakan memasukkan suatu alat berisi cairan yang saya beli di Apotik. Memang sembelit beres, karena *maaf feses berhasil keluar tapi masalah pencernaan anak saya belum sembuh. 

MasyaAllah, kenapa bisa begini? 

Sabar-sabar, sambil elus dada dan menimang-nimang si kecil, saya kembali fokus pada Talkshow hari ini. Si baby saya tadi, saat ini sudah berusia 4 tahun 2 bulan. Saya mengikuti Talkshow di Pakuwon, 28 September 2018 tentang mengenal “Mengenal Fakta dan Cara penanganan sembelit pada bayi dan anak ” dan itu membuat saya flashback pada cerita si kecil yang sampai saat ini seringkali mengalami masalah yang sama di pencernaannya.

Talkshow yang berada pada lokasi Mother & Baby Fair ini, mendatangkan nara sumber dr.Intan Diana Sari dan Bpk. Mohamad Nurhadi (Brand Manager Interbat). Dr Intan menjelaskan banyak mengenai topik ini, simak ya teman-teman untuk lebih memahami kondisi si kecil atau saudara kita jika mengalami sembelit.

     View this post on Instagram         

– Alhamdulillah bisa ikutan acara @interlacprobiotics Jadi semkin paham bagaimana mengatasi simbelit pada si kecil😃 Karena Interlac merupakan Probiotik yg mengandung Bakteri baik lactobacillus reuteri Untuk membantu saluran pencernaan si kecil tetap sehat. . Jangan sampai keliru pilih brand karena ternyata tidak semua probiotik tahan pada asam lambung😯 Terimakasih @mombloggercommunity Moment ini berharga😀😍 #Interlac #InterlacxMBC #MomBloggerCommunity #InterlacProbiotics​​​ #probiotics #probiotik #temanbaikususmu​​​​​​​ #diare​​​​ #kolik​​​​ #sembelit #pencernaan​ #dayatahantubuh

A post shared by dewi_adikara (@melani_pryta_dewi) on

Sebelumnya kita pahami dulu ya, apa saja jenis-jenis gangguan Saluran Cerna:

  1. Diare, Frekuensi BAB meningkat dibanding biasanya dan feses lebih lunak dan cair
  2. Gumoh, Muntah ringan pada bayi yang mengeluarkan sedikit isi lambung
  3. Konstipasi, Frekuensi BAB berkurang daripada biasanya dan feses lebih keras dan besar
  4. Kolik, Bayi menangis terus-menerus secara berlebihan, setidaknya 3 jam/hari, 3hari/minggu tanpa sebab yang jelas

Bagaimana cara mengatasinya? Sebelum mencari cara mengatasinya, kita perlu tahu terlebih dahulu beberapa hal terkait saluran cerna, agar bisa lebih aware dengan pencernaan baik untuk  si kecil bahkan untuk diri kita sendiri.

Apa itu Sembelit?

Suatu kondisi tertahannya feses (tinja) dalam usus besar dengan frekuensi dan konsistensi tertentu karena adanya kesulitan dalam pengeluaran.

Biasanya dialami oleh Bayi baru lahir dan Anak-anak.

Apa tanda-tanda Sembelit?

  • Frekuensi BAB berkurang
  • Tekstur
  • Anak mengeluh perutnya tidak nyaman
  • Rewel
  • Pada bayi, menolak susu atau MPASI karena perutnya penuh

Apa saja Penyebab Sembelit?

  • Efek trauma
  • Perubahan Pola makan
  • Perubahan Susu Formula
  • Dehidrasi
  • Kurang bergerak
  • Adanya kondisi medis lain.

Saya mengingat kembali bahwa si kecil selama ini sering kali dikatakan memiliki masalah pencernaan. Mulai dari Sembelit, gumoh dan muntah, masalah Diare, tidak mudah cocok dengan susu formula, susu sapi, bahkan diare setiap memakan coklat, puding atau makanan lainnya yang terkadang tidak terduga-duga.

Saya hanya berpikir Bagaimana saya bisa membuat berat  badan si kecil bisa naik, agar bisa sesuai dengan Berat Badan Normal di Usianya? Karena kondisi tersebut membuat saya harus banyak memilah-milah makanan, camilan, dan susu. 

Untungnya si kecil suka berbagai buah, jadi ia bisa lebih kenyang dan memiliki makanan bervariasi selain makanan utamanya. Tapi tetap saja buah tidak bisa membuat dia lebih berisi, walau sebenarnya dia terlihat lebih segar dan tidak mudah sakit bila dijauhkan dari makanan pantangan dan susu. 

Saat ini si kecil juga masih sering mengalami sembelit, dan yang saya pikirkan hanyalah “mungkin karena asupan sayurnya kurang”. Sehingga seringkali saya memberi nasehat turun temurun, bahwa ia harus makan sayur lebuih banyak lagi agar tidak sembelit. Dan memang si kecil yang mulai kritis terkadang bertanya, “Mengapa kakak Aura susah BAB padahal sudah banyak makan sayur?”

Itulah yang menjadi pertanyaan besar bagi para Orang tua. 

Apakah hanya Sayur yang dibutuhkan untuk mengatasi Sembelit?

Bagaimana cara mengatasi Sembelit?

  • Obat Suppositoria (obat yang dimasukkan lewat anus)
  • Asupan air
  • Pijat perut bayi dengan gerakan tertentu
  • Makanan berserat dengan sayur dan buah
  • Toilet training
  • Konsumsi Probiotik

Wah, ternyata ada hal yang paling akhir yang belum saya pahami. Konsumsi Probiotik itu ternyata perlu, bahkan dari Anak Bayi. 

Probiotik itu Apa sih?

Probiotik merupakan Mikroorganisme hidup yang bila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup, dapat memberikan manfaat kesehatan bagi penggunanya (WHO). Bakteri yang memenuhi syarat Probiotik adalah Lactobacillus dan Bifidobacterium (WHO 2002).

Baca juga:

BPOM Indonesia mengkategorikan probiotik sebagai suplemen makanan, bukan obat. WHO mendefinisikan probiotik sebagai bakteri baik yang dapat hidup di saluran cerna dan bila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup, dapat memberikan manfaat kesehatan signifikan bagi penggunanya. Syarat-syarat probiotik yang baik menurut WHO adalah berasal dari manusia, dapat bertahan hidup di saluran cerna, tahan terhadap asam lambung dan cairan empedu, menghasilkan zat antimikroba, mampu melawan bakteri jahat dan memiliki dokumentasi penelitian yang baik.

Di antara probiotik-probiotik dengan jenis Lactobacillus, yang paling menonjol kelebihannya adalah Probiotik Interlac yang mengandung strain Lactobacillus reuteri Protectis yang dipatenkan oleh BioGaia, perusahaan bioteknologi Swedia yang dikenal sebagai World Leader in Probiotics. Hal ini dibuktikan oleh ratusan penelitian klinis yang dilakukan para klinisi, ahli biomedis dan ahli nutrisi di seluruh dunia.

Dengan efikasi dan keamanan yang teruji klinis untuk segala usia, termasuk:

  • Bayi Prematur
  • Bayi baru Lahir
  • Bayi dan Anak-anak
  • Remaja

Berbeda dengan banyak probiotik lainnya, formulasi Interlac tidak mengandung lactose sehingga aman untuk bayi sejak hari pertma kelahirannya, termasuk bayi yang lactose-intolerant.

Profil Keamanan dan manfaat Interlac yang sudah terbuti klinis membuat produk pilihan dokter lebih dari 90 negara, bahkan dipakai langsung di Unit NICU rumah sakit untuk terapi bayi prematur.

Probiotik Interlac juga sudag mendapatkan predikat GRAS (Generally Recognized as Safe) dari US FDA, yang merupakan sertifikasi keamanan tertinggi untuk suplemen makanan.

PRODUCT RANGE INTERLAC®

logo interlac

Interlac mempunyai range produk yang lengkap untuk memenuhi kebutuhan bayi sejak baru lahir, anak-anak, hingga orang dewasa dan lansia.

INTERLAC DROPS

Kegunaan : 

  • Suplemen untuk membantu memelihara kesehatan pencernaan
  • INTERLAC Oral Drops adalah satu-satunya probiotik dengan sediaan oral drops di Indonesia, yang cocok terutama untuk bayi baru lahir hingga berusia 1 tahun
  • Beda dengan banyak probiotik lainnya, formulasi INTERLAC Oral Drops sama sekali tidak mengandung laktosa sehingga aman untuk bayi yang intoleransi laktosa.

Keterangan:

  • Kocok dengan baik sebelum digunakan
  • Dianjurkan untuk menggunakan sendok
  • Rasa netral (plain) untuk bayi dan anak-anak 0-3 tahun
  • 1 botol = 125 tetes untuk penggunaan 25 hari

Si Adek bisa tidur nyenyak karena pencernaannya terlindungi.

interlac

INTERLAC SACHET

Kegunaan : 

  • Suplemen untuk membantu memelihara kesehatan pencernaan
  • Beda dengan banyak probiotik lainnya, formulasi INTERLAC Sachet tidak mengandung laktosa sehingga aman untuk bayi yang intoleransi laktosa.

Keterangan :

  • Larutkan dalam sedikit air.
  • Dianjurkan untuk menggunakan sendok.
  • Rasa netral (plain) untuk bayi & anak 1-5 tahun.

gambar interlac

Baca juga:

INTERLAC TABLET KUNYAH STRAWBERRY

Kegunaan : 

  • Suplemen untuk membantu memelihara kesehatan pencernaan
  • Beda dengan banyak probiotik lainnya, formulasi INTERLAC Sachet tidak mengandung laktosa sehingga aman untuk bayi yang intoleransi laktosa.

Keterangan :

  • Tablet Kunyah rasa Strawberry
  • Cocok untuk anak-anak usia 6-12 tahun.

INTERLAC TABLET KUNYAH LEMON

Kegunaan : 

  • Suplemen untuk membantu memelihara kesehatan pencernaan

Keterangan :

  • Tablet Kunyah rasa Lemon.
  • Cocok untuk Dewasa.

REKOMENDASI PEMAKAIAN

Dosis : 1 x sehari

Durasi Pemakaian

  • Diare: 5 hari pemakaian
  • Konstipasi: 2 Minggu pemakaian 
  • Gumoh: 4 Minggu pemakaian
  • Kolik: 3 Minggu pemakaian

Bila teman-teman ingin mendapatkan informasi lebih banyak dan ingin bertanya seputar produk Interlac,  bisa langsung meluncur ke media sosial dan websitenya, sebagai berikut :

  • Website : www.interlac-probiotics.com
  • Instagram : @interlacprobiotics
  • Facebook : interlacprobiotics

Produk ini dapat dibeli secara Offline di Guardian, Viva Health, Baby shops dan secara online di Mothercare.co.id, JD.ID dan Orami.

Kebetulan saat ini si Kakak sedang mengalami masalah konstipasi, saya persiapkan Interlac Sachet dulu ya,

See u in the next article.

Salam,

Dewi Adikara 

Event Interlac

Bersama Pembicara, Peserta dan Tim Talkshow Interlac

Interlac dan anak

Interlac Teman Baik Usus Kita

Interlac Surabaya

Moment Berharga bersama Interlac

sumber: 

  • Talkshow interaktif dari dr Intan Diana Sari dan Bpk.Mohamad Nurhadi
  • www.interlac-probiotics.com
  • http://id.beritasatu.com/family/cegah-diare-pada-bayi/17060
%d blogger menyukai ini: