Sahabat Blogger

Temanmu akan menggambarkan siapa kamu, maka pilihlah teman yang baik dan mari saling berbagi kebaikan.
Bagikan Artikel ini

Penanganan Sakit Gigi anak di saat Pandemi Covid19, solusi tepat dengan Aplikasi Halodoc.

Pandemi covid 19 di seluruh penjuru dunia tidak pernah terduga oleh siapapun sebelumnya. Coronavirus benar-benar harus diputus rantai penyebarannya, mungkin kalau mau putusin cinta seseorang bisa buat kita dilema ya, tapi kalau putusin virus ini sifatnya harus. Salah satu caranya adalah dengan cara menjalani segala kegiatan di rumah saja baik itu kerja, belajar dan juga aktivitas apa pun. Pada intinya adalah #STAYATHOME.

Bagaimana jika kita sakit?

Pandemi covid banyak mengajarkan kita untuk berubah menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya. Kita dipaksa mengubah pola hidup kita agar lebih bersih dengan sering cuci tangan dengan enam langkah, menghindari kerumunan, mengkonsumsi vitamin, makanan sehat dan segala upaya untuk mererapkan pola hidup sehat.

Bagaimana jika kita pada akhirnya mengalami sakit?

Tidak ada yang menginginkan kita sakit, namun jika ternyata kita mengalami sakit kita harus mencari solusi untuk segera menyembuhkannya. Saat sebelum terjadi pandemi covid, tanpa pikir panjang kita bisa mengunjungi salah satu klinik atau rumah sakit terdekat, namun setelah terjadinya virus korona banyak dari kita menjadi was-was untuk segera pergi berobat.

Ada rasa kekhawatiran berlebih tentang kondisi sakit yang kita alami. Di sisi lain kita jadi berpikir berulang kali untuk pergi keluar karena khawatir tertular wabah penyakit ini. Treatment mandiri di rumah, menjadi solusi terbaik saat ini. Yang jadi pertanyaan saat ini, “Apakah treatment yang kita lakukan sudah benar-benar tepat?”

Baca juga yuk:
Cara menurunkan berat badan 
Cara mengecilkan perut
Buat Nasi Kuning itu mudah

Aplikasi Halodoc

halodoc

Aplikasi Halodoc menjawab kegundahan saya. Jonathan Sudharta, CEO dari Mhealth Tech, menciptakan Halodoc dengan tujuan untuk memberi kemudahan dalam menerima layanan akses kesehatan bagi seluruh masyarakat. Aplikasi Halodoc berisi fitur-fitur yang membantu penggunanya untuk mendapat layanan medis. Halodoc pertama kali diluncurkan pada bulan April 2020.

Aplikasi Halodoc juga memberikan layanan Pharmacy delivery. Halodoc bekerjasama dengan 1000 Apotek di seluruh Indonesia, untuk menyediakan layanan ini. Untuk membuat penggunanya lebih akrab, Halodoc bekerjasama dengan Go-Jek dalam Go-Med yang tersedia pada ponsel pengguna.

Sakit Gigi saat Pandemi Covid

Sakit Gigi tak tertahankan dialami oleh putri kesayangan menjadi hal pertama saat Pandemi Covid19. Saya tak pernah mengira, anak saya yang sekitar tiga bulan lalu telah menambal gigi gerahamnya kini mengeluh kesakitan saat makan. Terus terang masalah ini menjadi masalah yang serius bagi saya, karena untuk memasak menu makanan si kecil membutuhkan perhatian khusus untuk proses perkembangan tubuhnya yang masih berusia enam tahun. Dengan kejadian sakit gigi, dia jadi kehilangan nafsu makan dan pada akhirnya membuat berat badannya berkurang.

Bagaimana ya caranya agar menangani masalah ini di rumah?

Situasi pandemi membuat saya berpikir berulang kali untuk membawanya ke dokter di rumah sakit. Saya bertanya orang tua yang lebih berpengalaman, akhirnya alhamdulillah mendapatkan solusi: menghindari mengunyah pada gigi yang berlubang, berkumur dengan air garam dan rajin sikat gigi sebelum tidur. Cara ini sudah saya lakukan dan beberapa hari terakhir dia tidak terlalu mengeluh kesakitan.

Walau demikian. saya masih tidak tenang dengan kondisinya, melihat bahwa treatment yang saya lakukan masih berupa menghindari sakit giginya, bukan mengobatinya. Sehingga kemungkinan hal ini bisa terjadi lagi. Apakah aman jika gigi tersebut dibiarkan? Kegundahan saya akhirnya terjawab dengan berkonsultasi pada dokter gigi pada Aplikasi Halodoc.

Penjelasan dokter gigi pada Aplikasi Halodoc

Malam itu, saya memutuskan untuk mencoba Aplikasi Halodoc.

Saya begitu terpukau dengan ketersediaan berbagai fasilitas serta berbagai dokter umum hingga dokter spesialis berada di Aplikasi Halodoc.

Bahkan pengalaman kerja, dokter, dan biaya yang terbilang sangat terjangkau sangat memudahkan kita sebagai pengguna. Privasi kita juga terjaga, sehingga kita tidak perlu kawatir untuk terbuka mengenai kondisi sakit yang dialami.

Saya pun memilih dengan pengalaman kerja. Benar-benar luar biasa, saya bisa memilih untuk menggunakan layanan ini tanpa tarif sedikitpun. MasyaAllah, semoga pahala berlimpah bagi pekerja dibalik layar Aplikasi Halodoc ini.

Dokter gigi yang menangi saya adalah dr. Ina Julita Sitepu. Beliau begitu tanggap membalas konsultasi melalui chat di Aplikasi Halodoc. Konsultasi online adalah hal pertama kali yang saya lakukan, namun saya merasa nyaman karena penangannya yang tanggap seperti kami sedang bertemu langsung. Bahkan beliau meminta saya untuk memoto kondisi gigi anak saya.

Dari hasil foto tersebut, saya menjelaskan bahwa gigi tersebut adalah gigi susu bagian geraham, lalu beliau memberikan penjelasan sebagai berikut:

“Ini sepertinya ada karies sekunder, dan kali ini sudah terkena bagian pulpa/syaraf giginya. Pada saat sakit seperti ini gigi bekas tambalan idealnya dibur, dibersihkan dan dibuka tambalannya. Jika saat diperiksa, lubang sdh mencapai bagian pulpa/syaraf gigi maka bagian pulpa itu dibersihkan. Ini disebut trepanasi pulpa.”

Sebuah penjelasan yang menjawab keraguan saya sebelumnya. Seorang anak menghadapi dokter gigi pasti membutuhkan adaptasi khusus, namun ibu manapun pasti ingin anaknya sembuh. Saya tetap membaca penjelasan dari dokter.

Pilihan perawatan pada gigi yang sudah berlubang mencapai pulpa, dan biasanya sudah sakit:

Perawatan yang paling ideal

Jika gigi itu masih bisa dipertahankan maka dilakukan perawatan pada pulpa (pulpotomi maupun pulpektomi) lalu dilakukan penambalan tetap. Jika gigi sudah tidak memungkinan untuk dipertahankan maka dilakukan pencabutan gigi susu.

▪Perawatan tidak ideal

Gigi yang berlubang dan sudah sakit, bisa dibiarkan tanpa perawatan selanjutnya jika gejala sudah hilang. Tentunya kondisi ini berlaku jika anak tidak kooperatif untuk dilakukan tindakan, atau pun sarana prasarana tidak ada. Namun syarat utamanya adalah jika gigi tidak berulang sakit dan gusi tidak bengkak.
Selama perawatan mandiri kita tetap memberikan edukasi/penjelasan bahwa dibutuh pengambilan tindakan pada gigi itu, karena bagaimanapun gigi ini akan menjadi sumber infeksi.

Jika sakit pada gigi anak berulang, gusi bengkak maka harus diambil tindakan pada gigi yang berlubang itu. Jika anak tetap tidak kooperatif atau terjadi kondisi yang lebih parah, maka akan dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.

Penjelasan beliau sangat lengkap dan membuat saya menjadi tidak cemas lagi. Penanganan dan langkah yang dipaparkan sangat jelas. Dan pada akhirnya beliau menyatakan pula bahwa kondisi anak saya sekarang bisa ditangani dengan treatment mandiri meminum obat sanmol terlebih dahulu, penjelasan beliau: “ini bisa ditunda hingga masa pandemi berakhir. Penangaan sebaiknya dilakukan oleh drg sp.kga/pedodontist, dokter gigi spesialis kesehatan gigi anak.”

Tips untuk treatment di rumah pada kasus ini

Tips dari hasil konsultasi pada kasus ini adalah:

Tips untuk meredakan nyeri dan menyamankan sementara pada gigi yang sakit” yaitu:
1.Sikat gigi anak yang bersih, diupayakan tidak ada sisa makanan yang masuk ke dalam lubang.
2.Kumur-kumur dengan air garam hangat. Jika anak sudah mahir berkumur dan meludah, bisa menggunakan obat kumur di rumah (misalnya Betadine Gargle).
3.Kalau ada pembengkakan kompres hangat daerah gusi/pipi yang bengkak.
4.Makan anti nyeri untuk menyamankan. Anti nyeri memang tidak akan menyembuhkan penyebab sakit gigi anak. Hanya menyamankan saja untuk sementara.
5.Pada gigi berlubang yang sakit, jangan memasukkan obat-obatan oral secara mandiri ke dalam lubang gigi, karena bisa mengiritasi gusi dan lidah serta membuat mahkota gigi rapuh.

Terimakasih dr.Ina Julita Sitepu, saya menjadi lebih tenang dan mengerti penanganan tepat. Beruntung sekali saya bisa berkonsultasi dengan beliau melalui Aplikasi Halodoc.

Sahabat kebingungan tentang sakit yang sedang dialami? Aplikasi Halodoc bisa menjadi salah satu solusi aman dan terpercaya. Aplikasi Halodoc memiliki berbagai fasilitas. Bahkan untuk melakukan pengecekan covid19 juga telah tersedia.

Semoga kita dan keluarga selalu sehat dalam lindungan Allah ya, sahabat.

Salam,

Dewi Adikara.

Baca juga: Kaum muda era Millenial

*artikel ini tayang sudah melalui ijin dengan dr. Ina Julita Sitepu saat berkonsultasi

%d blogger menyukai ini: