Menu Puasa: Kare Kepiting Jawara

kare kepiting
Bagikan Artikel ini

Puasa sebentar lagi nih?

Sudah siap melaksanakan ibadah puasa?

Seringkali saat ramadhan tiba iklan-iklan di TV yang seliweran adalah berbagai makanan ringan, snack dan minuman segar untuk menjadi teman sahur maupun berbuka.

Bahkan penjualan di minimarket lebih banyak mempromosikan makanan. Tujuannya apa sih?

Jelas untuk meningkatkan penjualan. Kita sebagai pelaksana ibadah bagaimana kalau berusaha meningkatkan keimanan dengan memaksimalkan ibadah puasa?

Selain berpuasa, moment ini sangat lekat dengan silaturahmi dengan keluarga.

Kalau sahabat mudik kemana nih nanti untuk membina silaturahmi?

Kalau saya nih turunan dari Madura, jadilah pulau garam wajib masuk destinasi kami nanti untuk menikmati lebaran.

Selama puasa, kami punya berbagai menu favorit di keluarga. Semua menu kebanyakan hasil tangkapan nelayan di laut, mulai dari Cumi Hitam, Pepes Tongkol, Kepiting Kare, Ikan goreng, ikan Pe.

Ada juga menu yang berasal dari daging, misal sop iga, tolotoh daging, dan masih banyak lainnya. Mungkin karena saya turunan Madura, alias orang tua saya asli Madura, jadi masakan dari hasil laut dan daging sapi khas Madura jadi mewarnai menu makanan sehari hari saya.

Bukan berarti kami tidak mengenal sayur, karena keseharian kami juga memasak sayur loh, seperti sayur bayam, sayur asem kangkung, oseng-oseng brokoli, sayur jamur- brokoli, sayur sop, bahkan menu belanda asal nenek buyut bernama espot seringkali mewarnai makanan kami. Kapan-kapan saya share menu espot ya.

Hmmm… enak banget nih kalau sudah bicarain makanan. Saya jadi ingin lekas memasak dan menikmatinya. Saat puasa saya punya acara khusus mensiasati sahur agar tidak terlambat, yaitu dengan memasak menu berkuah di malam hari. Di saat bangun sahur jadi tinggal manasin deh.

Saya beri resep menu yang berkuah, jadi nanti bisa dimasak sehari sebelumnya, dan tinggal dipanaskan saat sahur.

Lebih Praktiskan?!

Resep Kare Kepiting Jawara

Bahan:
1kg Kepiting (bisa 4-6 ekor, tergantung beratnya), Terong hijau 3 buah dipotong-potong, Kelapa parut untuk Santan, jadikan 2. Satu kental (perasan pertama), satu lagi agak encer (perasan kedua). Daun jeruk 8 lembar.

Bahan digeprek :
Jahe sebesar jempol, Laos sebesar jempol dua, Sere tiga batang.

Bahan dihaluskan :
Bawang merah 11 butir, bawang putih 6 butir, Kemiri 3 butir, Kunyit sebesar kelingking, Ketumbar 2 sdm, Merica 1 sdm (sesuai selera), Garam 1,5 sdt, Gula 1 sdt (menurut selera).

Baca juga: 5 Negara Impian Pecinta Anime


Cara Memasak :

  • Gongso bumbu yang sudah dihaluskan, beserta bahan-bahan yang sudah di geprek. Masukkan daun jeruk.
  • Tumis sampai harum dan matang.
  • Kepiting yang sudah dibersihkan, direbus bersama dengan bumbu yang digongso tadi dengan air hingga seluruh kepiting terendam.
  • Setelah matang dan mendidih, masukkan potongan terong. Masak hingga terong setengah matang, masukkan santan yang lebih encer terlebih dahulu.
  • Setelah mendidih masukkan santan yang lebih kental, diaduk perlahan agar santan tidak pecah dan terong tidak hancur.
  • Setelah mendidih, matikan api dan sajikan.

Resep ini semakin enak saat sudah dihangatkan, apalagi sudah menginap semalam. Cocok buat sahur bukan?

Selamat Memasak….

Salam,

Dewi Adikara

Menu resep ini telah di tayangkan sebelumnya pada blog saya yang pertama www.curhatanaksekarang.wordpress.com.

Terimakasih sudah membaca, yuk menulis komentar agar saya bisa lebih mengenal teman-teman dan bw balik. Mohon tidak menaruh link pada komentar ya, jika ada link maka otomatis "delete"