Sahabat Blogger

Temanmu akan menggambarkan siapa kamu, maka pilihlah teman yang baik dan mari saling berbagi kebaikan.
Bagikan Artikel ini

Assalamualaikum … lama tak jumpa dengan tulisan Dewi yang agak santai. Walau judulnya terkesan berat, namun sebenarnya review menjadi koordinator blog dirancang lebih simple dan apa adanya. Kalau sahabat, mau tinggalin bacanya sambil ambil barang, ambil makanan bahkan order go food dulu juga boleh kok! *titip beliin bobba ya *hehehe ….

Dewi lama enggak nulis rasanya. Pakek perasaan nih, kalau mau lihat logika beneran, cek aja kapan tanggal posting sebelum hari ini. Wait, Dewi ambil snack dulu. Saat nulis biasanya laper. Maklum hawa malam dingin sambil utak atik laptop itu bikin perut cepat berbunyi kayak balon kempes:D

Nah, bahas review nih. Mau yang mana nih ceritanya yang di review? dewiadikara.com atau curhatanaksekarang.com?

Dewi bahas satu-satu deh kalau gitu, sekalian menumpahkan segala perasaan Dewi untuk melawan rasa pikun karena faktor ‘u’ hehehehe ….

Review menjadi koordinator blog

Dewi menjadi koordinator blog sudah jalan hampir satu tahun. kedua blog itu diciptakan beruntun alias hampir bersamaan. Bukan karena iseng atau kelebihan duit. Tapi memang bagi Dewi menciptakan hubungan bersinergi positif itu bisa bikin hidup makin semangat untuk dijalani.

review blog

… sori kepotong nulisnya barusan sekitar 10 menit, gara-gara nengok WA yang kebetulan ada salah satu group challenge menulis belum dikunci para admin (saya salah satu adminnya sebagai juri). Sekalian deh, berdiri ke kulkas ambil potongan apel yang sudah Dewi siapkan tadi siang. Mmm … oke kita lanjut.

Salah satu tips menulis tuh sebenarnya kita perlu jauhkan gawai seeeeeee … jauh-jauhnya. Karena kalau mau nulis spontan tanpa outline kayak gini kudu siapin fokus dan konsentrasi, hahahah…. mau tips menulis lainnya? ada kok di artikel ini: cara menulis buku untuk pemula.

Menjadi koordinator blog, bukan sebuah kebetulan. Dewi membuat konsep untuk blog-blog yang ingin diisi. Berbeda dengan sahabatblogger.com untuk web dewiadikara.com lebih berbau bisnis walau tetap ada koleksi ilmu bacaan. Sedangkan curhatanaksekarang.com lebih berbau ulasan kesehatan mental dan pastinya tetap ada koleksi ilmu bacaan. Budaya membaca, untuk memperluas wawasan kita sangat penting untuk digalakkan.

Review sebagai koordinator blog dewiadikara.com

Pada blog dewiadikara.com saya dan tujuh wanita cantik bersilaturahmi satu sama lain dalam dunia maya. Kami sama sekali belum berjumpa langsung. Walau belum setahun, rasanya sudah kayak bertahun-tahun mengenal mereka. Kami pernah membuat video bersama tentang dewiadikara’s studio.

Awal mula pengenalan Dewi adalah saat mengajar nge-blog di salah satu komunitas populer di facebook. Dewi kalau ngajar enggak suka setengah-setengah. Jadi saat mereka antusias, maka Dewi antusias pula memberikan ilmu. Diantara ratusan orang, ada sosok-sosok wanita yang terlihat menonjol dan semangat belajar untuk ngeblog. Ada 12 wanita terpilih dari sekitar 600 dari peserta di telegram saat itu.

Sambil melihat perkembangan solidaritas mereka, Dewi mulai menyortir bagi teman-teman yang serius untuk berjalan bersama di dewiadikara.com. Pada akhirnya tersisa hanya tujuh orang yang mampu bertahan. Amazing! Aplos buat kalian, hebat …!

Menulis itu tidak semudah yang kita bayangkan. Selain membutuhkan skill dasar menulis, skill dasar ngeblog, juga membutuhkan waktu khusus untuk menulis.

Tantangan lainnya, mereka diberi kesempatan untuk mendapatkan klien untuk menancapkan artikel promosi produk atau jasa. Kita lakukan dengan profesional dengan tarif yang sudah ditentukan. Tidak hanya membicarakan tarif, kami pun memiliki aturan bagaimana sahabat bisa mempromosikan dagangannya di dewiadikara.com. Ini dia caranya:

Baca ya gaes! Cara mendaftar produk dan jasa di dewiadikara.com jangan lupa saat baca, kembali ke halaman ini untuk menuntaskan tulisan Dewi sampai akhir ya.

Dewi memahami kesibukan dari ketujuh sahabat Dewi. Pernah diantara mereka ada yang terhenti menulis karena anak sakit. Ya, begitulah. Sama dengan Dewi. Sebagai seorang bu, tentu kita tidak menginginkan anak sakit. Namun, jika memang pada akhirnya sang anak sakit, maka segala hal yang ada di tangan langsung dialihkan. Kesehatan anak adalah nomor satu. Untuk itulah Dewi memaklumi jika ada salah satu dari mereka izin.

Sebuah komunikasi dua arah untuk saling suport bahkan menjadi support group via whatsApp. Kita bergerak melaju dengan santai namun terarah. Terimakasih ya sahabat dewiadikara.com kalian terbaik deh!

Mayoritas dari mereka adalah dengan latar belakang bisnis. Mereka adalah penjual (produsen, reseller, dropship). Dari pertemuan ini ada hal-hal baru yang mereka dapatkan. Mereka belajar menulis, belajar otak-atik blog, belajar konsisten, dan belajar mengejar deadline sesuai dengan deadline yang disepakati bersama. Mereka adalah pembelajar yang baik.

Sahabat, kita menuju ke review blog curhatanaksekarang.com. Gimana … gimana? masih semangat untuk membaca?

Eh … Mata Dewi ternyata sudah enggak bisa diajak kerjasama. Dewi lanjutkan reviewnya di part 2 besok ya. Dijamin tidak kalah menarik. Pada blog curhatanaksekarang mereka terdiri dari para penulis dan juga psikolog.

Terima kasih sahabat,

Salam kompersa alias “Salam kompak persahabatan.”

%d blogger menyukai ini: