Hadiah Ulang Tahun

Entah mengapa aku tidak merasa berdebar dari biasanya. Ditahun-tahun sebelumnya bila aku menjalani hari baruku diusia baruku, pasti aku mendapat kejutan dari orang-orang terdekatku, yaitu keluarga tercinta. Hadiah ulang tahun mungkin sudah dipersiapkan oleh mereka dihari esok. Salut dan terimakasih untuk kedua Orangtuaku dan Saudaraku, juga Suamiku yang sudah menemaniku selama 5 tahun ini.

Waktu menunjukkan pukul 23.31 dan bukan gelisah yang aku rasakan, bukan debaran surprise yang aku pikirkan. Aku hanya ingin menitikkan air mata, dan itu sudah terjadi dalam menulis tulisan ini. Air mata semakin deras keluar, syukurlah tidak ada yang tahu. Hanya kau yang membaca tulisan ini yang tahu. Terimakasih sudah menemaniku.

Walau foto ini selfie, setidaknya gambaran perasaanku mirip-mirip ini, hehe.. Perasaan senang, sedih berkecamuk..

Air mata yang entah dari perasaan mana yang membuat aku menangis. Yang aku ingat hanya wajah Mama dan Bapak. Bertambahnya usiaku, aku semakin ingat beliau-beliau juga memiliki usia yang bertambah. Aku belum bisa memberi banyak kebaikan pada mereka. Yang ada sampai usiaku ini terkadang bisa saja membuat mereka terluka atau merasa sepi karena ketiadaanku.

Aku hanya ingin menangis, aku sangat bersyukur memiliki mereka. Semoga mereka selalu sehat dan diberi kekuatan oleh Allah SWT dalam menjalani hari-hari beliau. Semoga Allah selalu membuka hatiku, agar aku bisa jadi penyejuk bagi mereka. Maafkan aku masih sering menjadi anak yang manja pada Mama dan Bapak. Maafkan aku yang masih sering menjadi anak yang kekanakan dalam mengendalikan emosi dan ucapan ku.

Semua ini tak berarti bila hanya melalui tulisan. Ijinkan aku memelukmu, bersujud dan bersimpuh diantara kedua kakimu. Maafkan aku, Doakan aku agar bisa menjadi anak yang sejuk bagimu, Mama dan Bapak.

Didikan mu begitu luar biasa pada anak-anak sehingga, kami begitu kompak. Penjagaan dan keamanan yang telah Mama dan Bapak beri sangat bermanfaat bagi kami, walaupun terkadang itu menekan ego kami. Aku tak bisa berpikir bagaimana bisa Bapak dan Mama menjaga pernikahannya sampai usia lanjut. Manis pahit rumah tangga telah mereka lalui, dan sekarang berbuah manis pada kekompakan keluarga besar kita.

Makan bareng

Semoga dan Harus bisa aku terapkan nilai-nilai positif yang aku dapat dari ilmu kehidupan yang Mama dan Bapak ajarkan. Terimakasih Mama dan Bapak, menjadi anakmu adalah sebuah Anugerah. Berada didalam lingkungan keluarga yang kalian bentuk adalah Anugerah. Semoga Allah SWT memberikan pahala dan kebahagiaan yang berlipat-lipat bagi Mama dan Bapak. Amin.

 

Regards,

6 thoughts on “Hadiah Ulang Tahun”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *