Tiga alasan menarik mengapa menulis Blog

Bagikan Artikel ini

Assalamualaikum sahabat, pernah merasa menulis itu menyenangkan? Awalnya saya tidak pernah terpikir untuk menulis, namun setelah punya blog dan mendalami dunia blogging, akhirnya saya sendiri makin menikmati dunia menulis. Inilah tiga alasan menarik mengapa menulis blog.

  1. Melepaskan emosi dan menggali potensi diri.
  2. Menemukan komunitas.
  3. Mendapatkan penghasilan.

Sebelumnya, ada yang mau saya tanyakan. Tanggal merah begini lagi merayakan Maulid Nabi dimana?

Maklum sekarang Harpitnas jadi ada yang mau berlibur juga tanggung masih masuk kerja dan sekolah. Nah, kalau teman-teman jadinya dirumah saja tanpa liburan kemana-mana, bisa coba mengerjakan hobi dirumah. Salah satunya adalah menulis.

Dengan menulis kita bisa melepaskan jenuh apalagi kesal karena tidak bisa berlibur kemanapun.  Hahaha… Duh… kenapa kesal? Nah, kadang ‘baper’ menjadi suatu alasan disaat media sosial sudah sangat mudah diakses. Foto liburan dimana-mana.

Pixabay

Sabar-sabar…. Ikhlas-in aja, sebenarnya kita bisa menikmati liburan dengan hal lainnya disekitar kita.

Mengerjakan hobi seperti memasak, buat kue, bersih-bersih ((wow jadi hobi nih)), buat kreasi bahkan menulis bisa buat kita heppi juga kok menghabiskan liburan bersama keluarga dirumah. Seperti teman blogging saya bernama mbak Jeanette juga punya alasan menarik loh mengapa ia menulis blog, baca tulisannya disini: 5 alasan saya memutuskan menulis blog.

Sudah pernah menikmati menulis?

Menulis mampu membawa kita lebih banyak energi positif loh. Yuk kita bahas satu-satu ya.

1.Melepaskan emosi dan menggali potensi diri.

Penelitian awal tentang manfaat menulis ekspresif dilakukan oleh Pennebaker & Beal tahun 1986 di Amerika. Hasilnya menyebutkan bahwa kebiasaan menulis tentang pengalaman hidup yang berharga dapat menurunkan masalah kesehatan. Beberapa penelitian yang lainnya menyebutkan bahwa menulis dalam jangka panjang dapat menurunkan stres, meningkatkan sistem imun, menurunkan tekanan darah, mempengaruhi mood, merasa lebih bahagia, bekerja dengan lebih baik dan mengurangi tanda-tanda depresi. Sedangkan dalam aspek sosial dan perilaku, menulis dapat meningkatkan memori, nilai rata-rata siswa sekolah, dan kemampuan sosial linguistik (psikologikita.com).

Dari pengalaman saya menulis, saya jadi banyak belajar, karena bisa meningkatkan motivasi untuk membaca, membuka pemahaman dari sudut pandang orang lain, menghasilkan karya dan mendapatkan wawasan baru.

2.Menemukan komunitas.

Disaat kita ingin menulis hal yang bermanfaat bagi orang lain, itu akan membuat kita ingin banyak belajar. Lalu media belajar yang tepat di media online itu apa?

Jawabannya adalah menemukan komunitas positif.

Maksudnya positif adalah kita tergabung dalam kelompok yang menginginkan berkembang dengan hal-hal yang baik, bukan sekedar ghibah.

Dimana komunitas itu?

Sapi madura
Loh kok gambar Sapi? Hahahaha.. Biar ga ngantuk ya… Maklum cuaca mendung siang-siang. Kawatir yang baca tiba-tiba merem kayak di dongengin😂

Coba kita mencari tahu dari teman yang sudah memulai menulis daripada kita. Cara lainnya coba kita browsing, mencari lebih detail komunitas apa saja yang sesuai dengan proses belajar kita. Jangan sampai keliru masuk dalam kelompok yang negatif ya teman-teman.

3.Mendapatkan penghasilan.

Sebelum menulis di blog, saya sebenarnya sudah kecemplung didunia online sebelumnya. Ada salah satu toko online yang melihat media sosial saya di Instagram, lalu ia ingin produknya dipromosikan di media sosial saya. Saya pelajari apa produk tersebut, dan ternyata busana muslim, jadi mengapa tidak saya terima saja tawaran ini?

 

Maka dari sanalah saya mengembangkan potensi saya, memberikan hal yang maksimal untuk pihak sponsor agar hasilnya bisa memuaskan bagi mereka.

Seiring berjalannya waktu, konsistensi saya menulis dan mendaftar pada wadah pihak sponsor membuahkan hasil. Karya-karya saya cukup dilirik dan dipercaya sehingga dari sana terjadi negosiasi fee.

Ternyata memiliki penghasilan dari rumahpun bisa dilakukan dengan menulis, walau awalnya tidak berharap adanya fee. Bila kita lakukan dengan profesional dan konsisten maka menulis bisa jadi ladang pekerjaan dan penghasilan.

Kalau sudah ada tiga alasan diatas kenapa tidak memulai untuk menulis?

Salam semangat,

Dewi Adikara.

Tulisan ini dibuat untuk meramaikan challege #BPN30daychallege2018. Ini masih hari pertama, semoga istiqomah ya😁

Tambahan sumber materi dan foto:

http://www.psikologikita.com/?q=psikologi/terapi-menulis-untuk-kesehatan-jiwa

www.pixabay.com dan hasil foto sendiri

Terimakasih sudah membaca, yuk menulis komentar agar saya bisa lebih mengenal teman-teman dan bw balik. Mohon tidak menaruh link pada komentar ya, jika ada link maka otomatis "delete"