5 Kebahagiaan sederhana

Bagikan Artikel ini

Saya dulu adalah pencari kebahagiaan. Bukan karena saya tidak bahagia, tapi melihat orang tersenyum hingga tertawa itu bisa buat hati saya itu senang.

Apa sih 5 kebahagiaan sederhana saya, mungkin terjadi pada teman-teman juga?

1.Menjadi Bodoh.

Disaat-saat tertentu, saya sering berpura-pura menjadi bodoh. Awal mula sih karena saya ingin banyak belajar. Saya mengosongkan gelas saya. Bukan gelas dalam artian sesungguhnya ya. Saya melupakan apa yang pernah pelajari, sebentar saja. Eh, kadang kelamaan sih jadi pikun, wkwwk…. Nah dengan mengosongkan gelas, saya jadi bisa mengisi ilmu baru lebih banyak. Ilmu baru dari sudut pandang lawan saya bicara.

Lawan bicara saya reaksinya beda-beda. Ada yang tahu saya pura-pura, akhirnya malah mengumpat sambil cekikikan, “mayak….!” begitu salah satunya. Saya pun tertawa lepas deh. Ada juga yang reaksinya semakin banyak mengeluarkan ilmunya. Ada pula yang reaksinya meragukan saya,  sehingga wajah saya yang o’on pun membuat mereka ketawa sambil bilang “masak kayak gini aja ga bisa…” (begini saja tidak bisa?). Terkadang disaat disodorin pertanyaan begitu, saya juga sempat bingung sih. Saya perlu bilang kalau saya tahu atau diam saja. Saya cuma cengengesan (cengar-cengir), karena membuat lawan bicara saya heppi sih saya senang. Itu saja.

2. Menjadi Bodoh tahap 2.

Rasanya menjadi bodoh itu banyak cara kok *hush! Siapa juga yang mau jadi bodoh ya. hihihi…. Bedanya ada sama tahap satu? Kalau tahap satu sih lebih banyak diamnya, kalau tahap dua lebih ke sikap. Salah satunya adalah membuat tingkah yang diluar prediksi. Seringkali saya lakukan ini kepada anak-anak saya. Saya menyanjung hasil karya mereka, dan bertanya bagaimana bisa menghasilkan seperti itu? Nah itu seakan-akan kita tidak bisa melakukannya.

non sense

Sikap ini bisa membuat anak menjadi tersanjung, dan semakin semangat untuk menghasilkan karya-karya baru lainnya. Selain itu mereka menjadi lebih percaya diri akan hasil yang mereka peroleh. Sikap lainnya adalah dengan bertingkah seperti anak seusia balita. Meniru sikap mereka. Sikap kita bakalan diketawai sama mereka, sungguh itu kebahagiaan yang sederhana tapi sangat berarti.

Selain dengan anak, kadang sikap ini juga diperlukan dalam hubungan. Baik suami istri atau orangtua dan anak. Mungkin beda tipis dengan rendah hati ya, jadi kita tidak menyombongkan kelebihan kita disaat ada orang lain sedang membara menceritakan apa yang sedang dicapainya. Terkadang dengan begini lawan jenis kita bisa menjadi lebih nyaman dengan kita, dan bisa lebih terbuka untuk menceritakan masalah-masalah lainnya.

3. Tertawa.

Saya pakai ilmu orang, Maaf.. Gila. Terkadang kita perlu tertawa pada hal yang sudah menjadi rutinitas kita. Dengan begitu, kita semakin menyadari bahwa hidup itu bukan sekedar lewat saja, pagi kerja, pulang lalu tidur, besok begitu lagi. Sekali-kali  cobalah tertawa. Saya masih mengingat bagaimana saudara saya mengajarkan saya harus sesekali berteriak agar permasalahan yang kita pendam bisa lebih keluar bebas, walaupun sebenarnya kita tidak membahas permasalahan tersebut.

tertawa

4. Menelepon orangtua, saudara, atau kerabat.

Rutinitas seringkali membuat kita lupa akan silaturahmi. Dengan silaturahmi kita bisa memperpanjang rejeki dan umur loh. Apalagi jika kita fokus untuk menanyakan kabar dari orangtua, saudara, sahabat atau kerabat lainnya. Jadi bukan sekedar kita menghubungi untuk menceritakan keluh kesah permasalahan kita. Lebih bermakna lagi, disaat kita dipercaya untuk memberikan saran untuk mereka. Sungguh… rasanya bermanfaat bagi orang lain tuh, bisa menimbulkan perasaan bahagia. Pernah ngerasain kan?

telepon

5. Menggambar.

Untuk mendapatkan kebahagian, kita perlu melepaskan kesedihan. Benar enggak? Melepaskan bisa berupa menyelesaikan masalah atau melupakan sejenak. Salah satu cara saya adalah dengan menggambar. Apa saja yang bisa digambar, yang sedang tertuang dalam pikiran. Terkadang hanya sekedar corat-coret itu bisa melegakan loh. Ini bisa jadi salah satu terapi emosi. Enggak percaya? coba deh tanyain mbah google.

Baca juga: 10 Playlist versi apa dulu?

draw

Masih ada banyak loh hal-hal sederhana yang bisa kita lakukan. Semua itu agar kita bisa bahagia tanpa ribet. Mensyukuri apa yang kita miliki dan memanfaatkannya.

Share bahagia sederhanamu di kolom komentar ya sahabat! Terimakasih….

 

Salam,

 

Dewi Adikara

 

sumber gambar: www.pixabay.com

One Comment on “5 Kebahagiaan sederhana”

Terimakasih sudah membaca, yuk menulis komentar agar saya bisa lebih mengenal teman-teman dan bw balik. Mohon tidak menaruh link pada komentar ya, jika ada link maka otomatis "delete"