7 Hal yang buat saya tidak Follow back di Instagram

Haduh.. Follwers saya kok turun drastis ya!!? Gregetan ga sih? Pernah deh dapat curhatan kayak gitu. Kisah klasik bagi pengguna media sosial adalah, Follow unfollow di Instagram khususnya. Kalau saya sebenarnya juga pernah ada perasaan seperti itu disaat lagi berusaha naikin followers lalu ternyata seminggu kemudian berkurang satu-satu. Yah sudahlah, mau bagaimana lagi. Toh saya tidak pakai jasa followers. Jadi ya tidak rugi akibat buang duit juga. Dan saya punya hak juga dong ga follow back akun yang sudah follow saya. Ada 7 hal yang buat saya tidak follow back di Instagram.

Follow unfollow

Bagi saya Followers itu seperti teman didunia nyata, kalau dia menghilang mungkin saja dia hanya pengikut yang ingin di follow juga. Atau bisa jadi dia toko online yang kesasar targetnya. Hahahah.. Toh saya juga masih bisa buka akun saya. Ngerinya kalau pakai jasa followers ada kemungkinan bisa di hack ya? Denger-denger sih begitu. Lalu kalau menurut kamu Follow Unfollow itu buat apa sih?

Kalau mau tahu menurut mbak Dewi Nielsien ada nih di artikel kolaborasi kami, #Follow Unfollow, menurutmu?

Siapa yang pernah denger Dewi Nielsien? Kalau belum kalian bakalan ketemu cerita tentangnya di penulis tamu bulan Mei besok, InsyaAllah. Semoga saya bisa tepat ngerjain artikelnya ya๐Ÿ˜ mbak Dewi ini punya multitalenta loh. Kalau kalian sudah tahu mbak Dewi segera subscribe dengan ketik email kamu dikolom ya, nanti kalau update artikel bisa dapat pemberitahuannya.

Balik lagi cerita Follow dan Unfollow, apa aja sih yang bisa naikkan Followers? Kalau saya sih hanya butiran debu kalau ngasih tips seperti itu, lah follower Instagram saya masih angka seribuan masak mau kasih tips. Salah kamar dong๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

Tapi kalau dibandingkan dengan followers yang jumlahnya seratus sih banyak ya. Kira-kira penting ga ya saya kasih tips? Rasanya ntar aja deh dari akun yang followernya banyak ya. Ntar deh saya Carikan akun yang asli dan punya followers banyak tanpa beli jasa followers, bagaimana cara naikkinnya, kita tanyain bareng ((laah bareng)) kapan kita ketemu mau tanya bareng-bareng???!!

Yasudah lah, menurut kamu gimana penting ga sih bahas naikin followers?

Kalau saya sih pakai aplikasi untuk mengetahui siapa yang unfollow, jadi kalau ada yang unfollow, ya sebagai gantinya saya unfollow juga, adilkan?

Kalau ada yang follow kadang saya mikir berkali-kali perlu follow juga apa ngga, yang jelas saya tidak follow balik adalah :

  1. Akun yang ga jelas, seperti akun abal-abal ya.

  2. Akun jualan yang isinya terlalu banyak pengulangan gambar.

  3. Online shop yang suka ikutan komentar di Instagram dengan promosiin jualannya, yang ga nyambung itu loh.

  4. Akun yang update fotonya udah jaman sebelum Masehi.

  5. Akun yang fotonya terlalu Fullgar, seperti mengekspose bagian tubuh dan mengarah pornografi.

  6. Akun lawan jenis yang niatnya pdkt ((saya sudah beranak dua))

  7. Akun berisi berbau Rasis dan Politik.

Jadi akun Instagram kamu masuk dari salah satu kriteria diatas kah? Kalau nggak mari silahkan Follow ya, nanti insyaAllah saya folback. Saya mah suka berteman sama siapa saja yang membawa energi positif ๐Ÿ˜Š

Kalau ada yang ada energi negatif atau lagi punya masalah bisa kok temui pakarnya, ada kontaknya di artikel berikut: Depresi dan cara menanganinya.

Tenang aja kamu kalau tidak merasa depresi juga boleh kok mau konsultasi seputar permasalahan lainnya. Asal bukan ngajak Nikah konsultannya ya, beliau juga sudah jadi seorang ibu seperti saya๐Ÿ˜

Salam hangat,

Dewi Adikara

Sumber foto: pixabay.com

5 Comments on “7 Hal yang buat saya tidak Follow back di Instagram”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.