Workaholic? Ayo Hidup Sehat!

pixabay
Bagikan Artikel ini

Workaholic? Ayo Hidup Sehat!

Assalamualaikum sahabat… ngaku Workaholic?

Perlu teman-teman ketahui bahwa workaholic berbeda dengan kerja keras.

Workaholic adalah suatu kondisi dari seseorang yang mementingkan pekerjaan secara berlebihan dan melalaikan aspek kehidupan yang lain. Seperti aholic yang lain, workaholic mempunyai kecanduan yang tidak sehat, dalam hal ini adalah kecanduan kerja, mengejar karier dan mengangggap mereka adalah satu-satunya yang bisa mengerjakan pekerjaan dengan benar.

Workaholic adalah orang yang ketagihan untuk bekerja. Meskipun istilah workaholic biasanya memiliki konotasi negatif, maka kadang-kadang digunakan oleh orang-orang yang ingin menyatakan kesetiaan mereka ke salah satu dari hal positif dalam karier. Workaholic biasa disematkan kepada mereka yang menggilai sebuah pekerjaan.

Teman-teman sudah terjebak pada kondisi ini? Jangan sampai jadi sakit ya. Tubuh kita kalau sudah sakit kasian, nanti jadi kesulitan bekerja lagi… Badala…! Ujung-ujungnya kok kerja lagi? *mungkin ini alasan khusus bagi mereka yang workaholic ya… hehehe….

Ayo mulai hidup sehat! Bacain ke teman atau saudara yang workaholic ya!

Supaya mereka bisa menjaga kesehatannya.

Walau kalian bukanlah Workaholic, Tujuh langkah ini dapat kita terapkan untuk membuat Pola hidup lebih sehat:

1.Mengetahui kondisi kesehatan dan aktivitas fisik kita saat ini.

Apakah kita mengalami masalah kesehatan atau risiko penyakit tertentu?
Pertama, periksakan diri ke dokter umum dan dokter gigi secara rutin dan berkala. Kesempatan ini untuk berkonsultasi kepada dokter. Jangan malas atau menunda untuk melakukan hal ini. Karena memang tubuh tidak dapat bicara, namun ia memberi kode dengan tanda-tanda daya tahan tubuh yang turun dengan kondisi stres atau mudah terserang penyakit.

Kedua, coba perhatikan apakahkita rutin berolahraga?
Apakah aktivitas kita sehari-hari didominasi dengan duduk mengetik di komputer sepanjang hari dan kurang bergerak aktif?

Para pakar merekomendasikan, olahraga sebaiknya dilakukan dengan durasi total minimal 150 menit tiap minggu dan bergerak aktif untuk mengencangkan otot setidaknya dua hari dalam sepekan. Pilih kegiatan yang menyenangkan sebagai aktivitas fisik yang menyehatkan. Misalnya, berjalan kaki pagi hari selama 15 menit.

Olahraga merupakan kegiatan yang mudah untuk dilakukan, tetapi juga ada banyak orang yang sering mengabaikannya. Olahraga rutin merupakan kegiatan yang bisa menyehatkan tubuh kita. Banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh kita seperti daya tahan tubuh meningkat, bisa menguatkan tulang-tulang, menurunkan lemak pada tubuh, mengurangi stres, menambah kebugaran tubuh dan sebagainya.

2.Perhatikan makanan yang kita konsumsi.

Jika memiliki masalah berat badan atau kebiasaan pola makan tidak sehat, maka kita mungkin perlu mendata semua makanan yang dikonsumsi dari hari ke hari. Catatan ini bermanfaat untuk menyadarkan diri kita dan mungkin sebagai pengingat  untuk menguranginya,agar tubuh menjadi lebih sehat. Banyak sekali makan yang bisa membahayakan bagi tubuh kita. Seperti makanan yang banyak mengandung pengawet, makanan junk food atau makanan cepat saji.
Sebaiknya kita bisa mengatur pola makan dengan menguatkan kata-kata pada diri sendiri “saya memilih” untuk mengonsumsi makanan sehat seperti sayur dan buah secara teratur. Hal ini merefleksikan kesadaran untuk hidup sehat, karena mengetahui manfaat dan risiko jika tidak menerapkan pola hidup sehat ini. Sehingga perilaku yang muncul adalah keinginan sendiri, bukan sekedar terpaksa atau sekadar ikut tren.
Membuat makanan sendiri dapat menjadi salah satu solusi untuk menjaga kesehatan dan kebersihan makanan. Mengonsumsi beragam buah dan sayuran setidaknya sembilan porsi dalam sehari sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

 

3.Berhenti melakukan kebiasaan buruk yang membahayakan kesehatan.

Pertimbangkan untuk berhenti merokok atau mengonsumsi minuman beralkohol, terutama jika kita berisiko atau sudah menderita penyakit diabetes, depresi, artritis, atau penyakit jantung.

4.Periksa kesehatan hubungan sosial.

Apakah hubungan kita dengan pasangan berjalan harmonis?
Bagaimana hubungan kita dengan rekan kerja atau atasan?
Semua ini dapat berdampak kepada kesehatan mental dan tubuh kita.Temukan orang-orang dan lingkungan yang dapat mendukung dan membuat kita merasa nyaman, serta bahagia.

Luangkan waktu kita untuk sekadar bercengkrama atau mengobrol bersama tetangga atau teman. Interaksi sosial dengan orang di sekitar juga turut berkontribusi pada kesehatan mental dan emosi kita. Kita tidak perlu harus menyamakan semua aspek kehidupan kita dengan tetangga atau teman , tapi kita tetap perlu meluangkan waktu untuk bersosialisasi, baik itu secara virtual maupun bertatap muka.

Baca juga: 7  Tips Sehat dari Sahabat Healthy Life

Meningkatkan hubungan dengan sesama akan memberikan rasa nyaman bagi masing-masing pihak. Namun, jika merasa sulit bersosialisasi, atau jika Anda berada dalam hubungan yang tidak sehat, maka perlu segera mencari pertolongan pada orang yang kita percaya atau psikolog.

5.Cukupi kebutuhan cairan.

Orang dewasa perlu minum setidaknya 1,5 liter cairan sehari atau bisa lebih jika sangat panas atau mereka aktif secara fisik. Kecuali jika memiliki kondisi medis tertentu yang mengharuskan untuk membatasi asupan cairan. Air adalah sumber terbaik. Kita dapat mengonsumsi air mineral, jus buah, teh, minuman ringan, susu, dan minuman lainnya. Semuanya baik-baik saja untuk dikonsumsi dari waktu ke waktu. Air membuat setiap bagian tubuh bekerja dengan baik, serta mampu mencegah terjadinya penyakit batu ginjal dan juga konstipasi.

6.Mengelola Stres.

Stres adalah hal yang tidak terhindarkan. Namun, kita dapat belajar mengelolanya. Kita perlu waktu untuk santai dan melakukan hobi, melakukan yoga atau meditasi. Mencatat atau mengingat hal-hal yang patut Anda syukuri juga dapat membuat jiwa lebih tenang.

7.Istirahat cukup.

Istirahat cukup adalah kunci mendapatkan tubuh dan pikiran yang sehat. Perhatikan jam tidur saat ini. Bila tidak teratur atau hanya sebentar, coba dengan membiasakan tidur dan bangun di waktu yang sama. Mandi air hangat, membaca buku, atau mendengarkan musik dapat menjadi aktivitas menjelang tidur yang membantu tubuh untuk istirahat.
Aktivitas banyak yang terkadang membuat kita lupa dan tidak menghiraukan waktu istirahat kita. Kurang istirahat dapat menyebabkan kurangnya konsentrasi.

Semoga bisa ditekuni untuk menjadi pola hidup ya teman-teman. Saya juga lagi belajar konsisten kok. Catatan ini selain untuk teman-teman dan challege BPN juga jadi self reminder saya.

 

Salam,

Dewi Adikara.

 

Sumber:

https://id.wikipedia.org/wiki/Workaholic

https://www.alodokter.com/delapan-langkah-menuju-pola-hidupsehat.html

https://doktersehat.com/langkah-langkah-pola-hidupsehat/

https://www.alodokter.com/gaya-hidup-sehat-bisa-anda-mulaisekarang.html

www.pixabay.com

Terimakasih sudah membaca, yuk menulis komentar agar saya bisa lebih mengenal teman-teman dan bw balik. Mohon tidak menaruh link pada komentar ya, jika ada link maka otomatis "delete"