Zakat, Infaq dan Sodaqoh

perbedaan zakat infaq shadaqah
Bagikan Artikel ini

Apa sih bedanya?

Zakat, Infaq dan Sodaqoh?

Saya ulas dengan mudah, agar mudah dipahami ya.

Saya mulai dari Shadaqah ya, ntar ulasannya bisa maju mundur cantik:)

1.Shadaqah

Shadaqah adalah semua kebajikan atau kebaikan yang mengharap ridlo Allah SWT. Sehingga Shadaqah itu maknanya lebih luas dari zakat dan infak.

Shadaqah dapat bermakna infak, zakat dan kebaikan non-materi. Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah saw bersabda:

“Setiap tasbih adalah shadaqah, setiap takbir shadaqah, setiap tahmid shadaqah, setiap tahlil shadaqah, amar ma’ruf shadaqah, nahi munkar shadaqah dan menyalurkan syahwatnya pada istri juga shadaqah”.

Memberikan kebahagiaan kepada orang lain dalam bentuk apapun yang diridhai Allah adalah perbuatan shadaqah, seperti senyum yang tulus, ikhlas dan kata-kata yang baik.

2. Infaq

Infaq adalah mengeluarkan atau membelanjakan harta kita, termasuk zakat dan non-zakat.

Infaq ada yang wajib, ada yang sunnah.

Infaq wajib diantaranya kafarat, nadzar, zakat dll.

Infak sunnah diantaranya infaq kepada fakir miskin sesama muslim, infaq untuk para korban bencana alam dll.

Dana infaq dapat diberikan kepada siapapun. Adapaun balasan bagi orang yang berinfaq dan bershadaqah, disebutkan seperti di hadist ini:

Dari Abu Huraira radhiyallahuanhu, ia berkata : “Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang bersedekah dengan sebiji korma yang berasal dari usahanya yang halal lagi baik (Allah tidak menerima kecuali dari yang halal lagi baik), maka sesungguhnya Allah menerima sedekah tersebut dengan tangan kanan-Nya kemudian Allah menjaga dan memeliharnya untuk pemiliknya seperti seseorang di antara kalian yang menjaga dan memelihara anak kudanya. Hingga sedekah tersebut menjadi sebesar gunung.” -Muttafaq’alaih.

MasyaAllah… benar-benar luar biasa kebesaran Allah SWT.

3. Zakat

Zakat adalah kewajiban harta yang spesifik, memiliki syarat tertentu, alokasi tertentu dan waktu tertentu.

Zakat memiliki kekhususan yang berbeda dengan infak atau shadaqah. Misalnya, zakat fitrah yang dilaksanakan hanya setahun sekali menjelang hari raya Idhul Fitri.

Zakat penghasilan, zakat perdagangan, zakat pertanian dan zakat yang lainnya, merupakan dana terikat yang distribusinya hanya diberikan kepada delapan golongan yang disebutkan dalam surat At-Taubah: 60

“Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”

Oleh karena itu dana zakat tidak boleh diberikan kepada sembarang orang, kecuali kalau penerima dana tersebut termasuk dari delapan golongan di atas.

Sudah makin jelas perbedaannya ya sahabat. Banyak orang bilang, tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah?

Yuk, melaksanakan zakat, infaq dan shadaqah.

Salam,

Dewi Adikara.

Sumber:

pixabay.com

rumahzakat.org

Terimakasih sudah membaca, yuk menulis komentar agar saya bisa lebih mengenal teman-teman dan bw balik. Mohon tidak menaruh link pada komentar ya, jika ada link maka otomatis "delete"