Sahabat Blogger

“Mari saling berbagi kebaikan”

Selain bermanfaat untuk orang lain, juga sebagai pengingat diri

Masya Allah, betapa bahagia ke Baitullah bersama JNE. Mungkin itu yang akan Dewi rasakan jika menjadi Srikandi dari JNE. Dari dulu pengiriman yang terpercaya dalam mengantarkan paket-paket Dewi bahkan dagangan Tabung pemadam Dewi bisa dengan JNE.

TIdak hanya pelayanan pengiriman yang memdahkan Dewi untuk mengirim tabung-tabung kelas berat berkilo-kilo dengan paking kayu yang disediakan JNE, namun pelayanan dari para Srikandi tuh yang membuat Dewi pingin balik lagi kirim paket dengan JNE.

“Rindu Baitullah” begitulah ucap ibunda yang pernah merasakan Umrah. Kalau Dewi sendiri ingin kesana, namun masih memikirkan bagaimana meninggalkan dua anak kecil ini. Apalagi suami baru saja meninggal. Namun, teman Blogger Dewi Yang akan naik haji tanggal 10 Juni 2022 mengetuk hati Dewi.

“mbak, dan anak-anak punya hajat apa?” tanyanya lewat Whatsapp. Aku langsung berpikir keras. Saat ini Dewi hanya ingin ibu bapak sembuh dari sakitnya, diberi kesehatan. Itu yang Dewi utarakan. Lalu, kembali kuingat alm.suami yang hampir 1 tahun kepergiannya. Kami akan mengadakan tahlil untuknya.

MasyaAllah, terima kasih Allah SWT atas petunjukMu. Dewi langsung ingat dan Alhamdulillah tanda cintaku untuk alm.suamiku berupa ba’dal Haji insyaAllah terlaksana tahun ini. Dewi dimampukan Allah untuk hal ini. Sehingga satu tahun kepergiannya Juli nanti, insyaAllah kau menjadi H.Bowo. Sesuai impianmu yang sering kau utarakan padaku dahulu.

BAHAGIA KSATRIA DAN SRIKANDI JNE

Rasa Bahagia itu sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata. Mungkin sama halnya dengan perasaan yang dialami oleh 140 Ksatria dan Srikandi JNE, sebutan bagi karyawan JNE yang menjadi jamaah umrah kloter pertama yang mulai berada di sana pada 16 – 24 Mei 2022 yang lalu. 

Mereka mengaku terharu dan bangga hingga meneteskan air mata saat pertama kali berada di Masjidil Haram di depan Ka’bah yang menjadi kiblat sewaktu shalat sehari-hari.  JNE Berangkatkan Karyawan ke Tanah Suci.

 “Setelah dua tahun sempat tertunda, akhirnya mereka dapat diberangkatkan ke tanah suci. “Kegiatan ini kami jalankan sesuai dengan amanah Ayah kami sekaligus founder JNE (Alm) H. Soeprapto Soeparno yang menggagas umrah gratis bagi para karyawan JNE yang sudah mengabdi kepada perusahaan selama lebih dari 12 tahun” ungkap M. Feriadi Soeprapto, Presiden Direktur JNE.
Para Ksatria dan Srikandi berasal dari berbagai kantor cabang JNE. Sudah tahukan sahabat, cabang JNE begitu banyak … seperti dari Jakarta, Tangerang, Cilegon, Bandung, Cirebon, Purwakarta, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Medan, Pontianak, Sidoarjo dan juga cabang utama yang lainnya. Mereka begitu serius dan antusias mengikuti seluruh rangkaian ibadah umrah yang dipandu oleh Ustadz Akhyar Mahpudin.

KARYAWAN JNE KE TANAH SUCI

Salah satu cerita Srikandi dari JNE kota domisili Dewi, yaitu Sidoarjo, Jawa Timur. Ia bernama Devinta, baginya manasik umrah merupakan bekal ilmu yang harus dimiliki, sehingga nantinya saat di Tanah Suci tidak ada lagi keraguan dalam menjalankan rangkaian ibadah umrah.

Begitupun ungkap Yeni, “Momen yang juga sangat berkesan saat masuk ke Masjid Nabawi ke area Raudhah. Antusias jamaah untuk masuk ke sana luar biasa, sampai antri dan berdesakan. Dibutuhkan kesabaran untuk bisa masuk ke area yang ada makam Rasullullah Muhammad SAW dan sahabat Abu Bakar serta Umar bin Khatab tersebut” ungkap

Begitupun ungkap Yeni, “Momen yang juga sangat berkesan saat masuk ke Masjid Nabawi ke area Raudhah. Antusias jamaah untuk masuk ke sana luar biasa, sampai antri dan berdesakan. Dibutuhkan kesabaran untuk bisa masuk ke area makam Rasullullah Muhammad SAW dan sahabat Abu Bakar serta Umar bin Khatab tersebut.” ucap jamaah umrah dari yang bekerja sebagai sekretariat JNE Semarang ini, “Saya sangat terharu karena merasa diberikan kemudahaan untuk dapat melaksanakan sholat di Raudhah,” tambahnya.

Begitu luar biasa, JNE sebagai perusahaan yang amanah dan memperhatikan kesejahteraan karyawannya. “Program umrah ini adalah reward terbaik bagi karyawannya,” ucap salah satu Kesatria JNE bernama Bowo. subhanallah, nama yang sama dengan Almarhum suami.

“Saya seperti mendapat keberkahan yang luar biasa dari JNE, berlipat-lipat rejeki yang saya terima” tambahnya. Bowo juga berharap program umrah ini tetap dapat dilaksanakan pungkas Bowo yang di depan Ka’bah mendoakan agar JNE terus maju dan berkembang.” doa yang terucap oleh Bowo yang bernama panjang Ari Bowo Ksatria JNE Yogyakarta.

Bagi Dewi, sebuah perusahaan yang sangat memperhatikan karyawan berarti sangat memperhatikan kebahagiaan orang lain. Kalau kita customer JNE tentu dengan senang hati kita mempercayakan barang kita bukan?

Jelas JNE terbukti amanah. Semoga JNE terus berkibar, sukses dan terus menginspirasi untuk selalu berbuat kebaikan.

Salam,

Dewi Adikara