Sahabat Blogger

“Mari saling berbagi kebaikan”

Selain bermanfaat untuk orang lain, juga sebagai pengingat diri

Bagikan Artikel ini

Malaysia? Seringkali negera ini menjadi salah tempat wajib destinasi wisata dikunjungi. Namun, pernahkah berpikir untuk berkunjung pada perayaan kemerdekaan Malaysia, ingat Malaysia Healthcare Tourism!

Ketertarikan kita untuk menyusuri negri Hijran ini tentu menjadi suatu alasan sehingga kita perlu tahu lebih banyak tentang Malaysia. Emmm…. Boleh deh kita coba menengok lirik lagu nasional Malaysia ‘Negaraku’.

Negaraku
Tanah tumpahnya darahku
Rakyat hidup
Bersatu dan maju!

Rahmat bahagia
Tuhan kurniakan
Raja kita
Selamat bertakhta!

Rahmat bahagia
Tuhan kurniakan
Raja kita
Selamat bertakhta!

Seringkali kita melupakan betapa menariknya perbedaan sejarah di setiap negara. Kalau ditanya soal destinasi wisata di negara ini, hemmm …. rasanya sahabat sudah pandai sekali. Nama- nama tempat pasti sudah dalam catatan journey kalian. Misalnya nih Penang, Kuala Lumpur, dan sebagainya pasti menjadi beberapa kota yang wajib dikunjungi jika kita ke tempat ini.

Sedikit cerita tantang Malaysia. Secara resmi, Malaysia merdeka pada tanggal 31 Agustus 1957, pukul 09.30 waktu Malaysia. Saat itu Malaysia disebut dengan Federasi Malaya. Deklarasi kemerdekaan dibacakan oleh Ketua Menteri Malaya Pertama, Tunku Abdul Rahmani di stadion Merdeka. Stadion tersebut, sengaja dibangun sebagai tempat untuk perayaan kemerdekaan nasional.

Seperti yang dilansir dari laman wikipedia, Hari Merdeka tanggal 31 Agustus ditetapkan sebagai hari libur nasional. Lain halnya dengan Hari Malaysia, yang merupakan hari untuk memperingati pembentukan Malaysia. Tepatnya, pada tanggal 16 September 1963. Dimana Borneo Utara, Sarawak, dan Singapura digabung dengan negara-negara bagian dari Federasi Malaya.

Pada tahun 1957, masih menggunakan nama Federasi Malaya. Hingga tahun 1963, nama Malaysia mulai digunakan.

Bukan rahasia lagi, jika setiap tahun saat bulan Agustus, seluruh warga Indonesia turut merayakan hari Kemerdekaan. Ada berbagai macam lomba yang diselenggarakan, baik di desa maupun di kota. Tapi ngomong-ngomong, gimana ya acara perayaan kemerdekaan di Malaysia? Penasaran? Yuk, lanjut bacanya ….

Parade Merdeka yang merupakan sebuah pawai, dimana rakyat Malaysia turun ke jalan beramai-ramai untuk mengibarkan bendera kebanggaan Malaysia, Jalur Gemilang. Pawai ini diikuti oleh tentara, polisi, anak-anak, dan pegawai pemerintah sebagai pesertanya.

Baca juga: Seputar Tips dari Sahabatblogger

Jalur Gemilang itu sendiri adalah bendera dengan corak 14 garis merah dan putih, dengan lebar yang sama. Dimana jumlah 13 berarti jumlah negara bagian atau persekutuan. Warna biru tua yang ada di atas sebelah kiri, melambangkan perpaduan rakyat Malaysia. Gambar bulan sabit, melambangkan agama resmi Malaysia, yaitu agama Islam. Sementara, bintang dengan 14 sudut menggambarkan perpaduan 13 buah negeri dan Kerajaan Persekutuan.

Sedangkan warna kuning pada bulan sabit dan bintang merupakan warna Diraja bagi Duli-duli Yang Maha Mulia Raja-raja. Warna merah melambangkan keberanian, sementara warna putih berarti kesucian. Dan perpaduan, dilambangkan dengan warna biru.
Acara Parade Kemerdekaan terdiri dari acara kerajaan, pertunjukan budaya, demontrasi militer, kendaraan yang dihias, acara olahraga, dan masih banyak lainnya. Setiap tanggal 31 Agustus, parade biasa digelar di Lapangan Merdeka, Kuala Lumpur. Ini untuk memperingati tempat pertama pawai kemerdekaan digelar, pada 1 September 1957.

Sejak tahun 1985, pemerintah federal menyepakati bahwa parade juga diselenggarakan di negara bagian lain. Beberapa diantaranya yang turut menyelenggarakan adalah, Kota Melaka, Johor Bahru, Kuching, Kota Kinabalu, George Town, Shah Alam, Putrajaya serta Kuantan. Pada tahun 2011 hingga 2017, pusat perayaan parade terletak di Dataran Merdeka. Dan pada tahun 2018, baru berpusat di alun-alun Putrajaya, Putra Square.

Parade kemerdekaan diawali dengan menyiapkan pasukan, peserta upacara dan seluruh tamu undangan. Lantas dilanjutkan dengan pengibaran bendera diiringi lagu Negaraku dan 21 tembakan penghormatan dari Resimen Artileri Kerajaan. Serta dibacakannya Rukunegara (Prinsip Nasional).

Malaysia Healthcare Tourism
sumber: by CEphoto Uwe Aranas or alternatively

Dilanjutkan dengan lagu-lagu patriotik yang dinyanyikan dengan musik etnis. Diiringi dengan salah satu lagu pada tahunnya, para penari yang berpakaian ciri khas dari suatu ras dan suku bangsa menari.

Para tentara pun turut meramaikan parade kemerdekaan, dengan menampilkan berbagai atraksi yang memukau. Berbagai kendaraan Angkatan Bersenjata, Polisi Kerajaan, Pasukan Pertahanan Sipil, Badan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Badan Penjara serta Balai Kota Kuala Lumpur turut meramaikan dengan memamerkannya. Perwakilan dari kementerian federal dan swasta pun, turut serta.

Di lansir dari berita laman kompasiana, pada suatu kesempatan, Dr. M alias Mahathir Mohamad, mantan Perdana Menteri Malaysia, dalam sebuah video, mengucapkan selamat hari kemerdekaan pada rakyat Malaysia. Video tersebut diunggahnya diseluruh akun media sosialnya. Menurut beliau, Malaysia selalu berhasil dalam melakukan suatu hal, yang melawan penindasan dan kemustahilan.

Dalam videonya, beliau mengingatkan bahwa Malaysia selalu bisa keluar dari suatu kemelut ataupun tantangan. Termasuk pandemi yang tengah dialami hampir seluruh negara di dunia. Pesan beliau, ada dua resep untuk melakukan perubahan yang lebih besar, yaitu keberanian dan persatuan.

Pada 2020 lalu, untuk mengampanyekan sebuah perjalanan wisata kesehatan, Malaysia Healthcare mempersembahkan Malaysia Year of Healthcare Travel 2020 (MyHT2020). Dimana, bagi mereka yang tengah mencari perawatan dan pengobatan di Malaysia, dapat sekaligus merasakan dan menikmati pariwisata lokal.

Ketika berobat atau tengah menjalani perawatan. Tentu akan sangat membosankan, jika hanya bolak-balik dari rumah ke rumah sakit bukan? Jadi, bagaimana jika ada yang menawarkan sebuah perjalanan wisata kesehatan? Berobat sembari berkeliling menikmati wisata lokal di Malaysia?

Sembuhnya dapet, bersenag-senang kelililng tempat wisata pun terlaksana!

Nih ya, berdasarkan statista.com, jumlah orang yang berkunjung ke Malaysia untuk wisata kesehatan terus meningkat secara signifikan setiap tahunnya.

Wait? Wisata kesehatan?

Yup! Malaysia berhasil menjadi negara nomor satu di dunia, dengan tujuan wisata kesehatannya. Menteri Kesehatan Malaysia mendirikan Malaysia Healthcare Travel Council, untuk memperkenalkan dan mempromosikan wisata kesehatan di Malaysia.

Malaysia Healthcare Tourism

Keberhasilan Malaysia dalam menyelenggarakan wisata kesehatan ini, tentu saja tak luput dari peranan pemerintah. Dalam hal ini, pemerintah memastikan dipatuhinya semua peraturan-peraturan layanan kesehatan. Selain itu, didukung juga dengan infrastruktur kesehatan yang canggih, modern dan terintegerasi.
Pasti kita berobat jadi lebih tenang jika didukung infrastruktur demikian. Sama halnya dengan kita berwisata. Bukankah kita ingin berwisata dengan aman dan menyenangkan?

Salah satu area yang sering dikunjungi wisatawan adalah pusat kota Kuala Lumpur, Bukit Bintang. Tempat ini sangat mudah dicapai wisatawan baik menggunakan taksi, bus ataupun monorail.

Pernahkah sahabat menyusuri dari Jalan Bukit Bintang menuju wisata kuliner di Jalan Alor. Di tempat ini akan mudah kita temui segala jajanan. Duh, sukaan Dewi banget nih jalan sambil kuliner hihihi. Di tempat ini ada dim sum, durian goreng, hingga aneka olahan seafood. Tenang, jangan terlalu kawatir jika dompet menipis karena kuliner di Jalan Alor ini harga sangat terjangkau.

Selama di Kuala Lumpur kita bisa membeli beragam oleh-oleh yang harganya bisa kita tentukan dari budget. Sambil menikmati kuliner di Bukit Bintang, kurang afdol rasanya berada di Kuala Lumpur namun tak melakukan pemeriksaan kesehatan atau medical check-up. Ya, selain dikenal dengan tempat wisatanya, Malaysia juga dengan layanan kesehatannya yang berkualitas.

Tentu sebagai ibukota, Kuala Lumpur memiliki rumah sakit dengan fasilitas tercanggih dan terlengkap di Malaysia. Bahkan hampir sebagian besar rumah sakit di Kuala Lumpur merupakan rumah sakit rujukan dari rumah sakit-rumah sakit lain di seluruh Malaysia.

Jangan khawatirkan soal biaya. Akan ada standar biaya yang bisa dihitung sebelum berobat. Jadi tak ada istiliah pasien tertipu biaya di akhir pengobatan. Semua ini karena Malaysia Healthcare Tourism terkontrol oleh pemerintah.

Beberapa rumah sakit yang bisa menjadi rujukan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan berkualitas di Kuala Lumpur di antaranya adalah Gleneagles Kuala Lumpur, Sunway Medical Centre, Pantai Hospital Kuala Lumpur, Institut Jantung Negara, Prince Court Medical Centre hingga Beacon Hospital dan lain sebagianya.

By the way, layanan apa saja yang terdapat di dalamnya? Simak satu ini yuk!

Layanan yang ditawarkan oleh Malaysia Healthcare Tourism yaitu:

  1. Memberikan rekomendasi rumah sakit terbaik di Malaysia.
  2. Tenaga medis yang berpengalaman dan professional.
  3. Kemudahan untuk membuat jadwal kunjungan dokter di rumah sakit pilihan.
  4. Memberikan estimasi biaya sesuai kebutuhan pasien untuk biaya perawatan dan pengobatan rumah sakit di Malaysia.
  5. Memiliki layanan Malaysia Healthcare Meet and Greet Services (MGS) untuk mempermudah mendapatkan informasi.

Nah, untuk teman-teman yang masih penasaran dengan apa sih Malaysia Healthcare Travel Council itu. Bisa berkunjung ke laman https://medicaltourismmalaysia.id/ atau bisa follow akun instagramnya @medtourismmy.id. Sahabat juga bisa ke akun linkedinnya https://www.linkedin.com/company/malaysia-healthcare-travel-council.

Baca juga: Tanya Veronika Asisten Virtual

Gimana, masih takut untuk berobat atau mendapatkan perawatan medis? Atau, mau coba wisata kesehatan ke Malaysia?

Ada banyak cara bersenang-senang selama di Malaysia!
Festival, kuliner, otomotif, pameran seni berskala internasional, hingga kegiatan luar ruangan seperti skydiving and water rafting, semua ada di Malaysia sehingga kalian menjalani hari dengan kesenangan yang tak terbatas!

Salam,

Dewi Adikara.

Referensi:
https://medicaltourismmalaysia.id/
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Negaraku
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Independence_Day_(Malaysia) https://id.m.wikipedia.org/wiki/Hari_Merdeka
https://www.idntimes.com/hype/fun-fact/cashter-furqan/gimana-5-negara-tetangga-kita-merayakan-kemerdekaannya-c1c2/3 https://en.wikipedia.org/wiki/Merdeka_Parade&prev=search&pto=aue https://en.wikipedia.org/wiki/Merdeka_Parade&prev=search&pto=aue https://www.kompasiana.com/dynamind/5f4ce463097f362dcb7f5522/pesan-mahathir-dalam-memperingati-hari-kemerdekaan-malaysia

Foto:
Kuala Lumpur Airport (https://www.kuala-lumpur-airport.com/)
Rumah sakit (https://medicaltourismmalaysia.id/atraksi/kuala-lumpur-pilihan-pelesir-sekaligus-cek-kesehatan/)
Perayaan (By Photo by CEphoto, Uwe Aranas or alternatively © CEphoto, Uwe Aranas, CC BY-SA 3.0)