Sahabat Blogger

“Mari saling berbagi kebaikan”

Selain bermanfaat untuk orang lain, juga sebagai pengingat diri

Dua tahun masa Pandemi lalu sangat berdampak pada segala sektor kehidupan. Tidak hanya karyawan, yang merasakan WFH bahkan PHK, namun para pengusaha juga banyak yang gulung tikar akibat berkurangnya interaksi masyarakat dan pembatasan gerak secara sosial.

Beberapa mampu bertahan di tengah sulitnya mengkondisikan bisnis mereka. Kondisi yang cukup memprihatinkan kala itu, berkurangnya daya beli masyarakat dan pelaku usaha yang harus tetap berusaha membayar segala bahan dan operasional yang terus berjalan.

Perlahan beberapa diantaranya mulai bangkit, dan mulai bermunculan walau tertatih. Media sosial menjadi raja untuk mempertahankan branding dan aktualisasi bisnis.

Kolaborasi JNE dengan bisnis Online

JNE sebagai mitra UMKM berinovasi untuk maju di dunia digital. JNE mengadakan webinar JNE Ngajak Online 2022 – Goll … Aborasi Bisnis Online 2022 yang berlangsung di kota Pasuruan. Dengan harapan webinar online ini mampu mengembangkan kemampuan para pelaku UMKM untuk bersaing di dunia digital baik dalam skala nasional dan global.

Acara webinar ini dihadiri oleh Dwi Setyaningsih sebagai Branch Manager JNE Pasuruan, Muhammad Taufiqi sebagai Co-Founder Kelana Scarves, dan Haris Prasetyo sebagai Owner Gani HIjab.

Dwi Setyaningsih selaku Branch Manager JNE Pasuruan pada JNE Goll..Aborasi Bisnis Online, menyampaikan, “Tren pengiriman kembali meningkat bukan lain karena peranan para online shop yang terus berkembang. Maka JNE harap kolaborasi antara JNE dengan UMKM dapat terjalin. JNE terus berkolaborasi dengan komunitas UMKM Pasuruan. Selain itu, JNE akan terus berinovasi, bersinergi dengan swasta dan pemerintah untuk menciptakan masyarakat yang berdaya. Kita akan menjaga potensi dan peluang yang ada di Pasuruan.”  

Dua pelaku UMKM pada webinar ini, mengungkapkan, ”Kita dulu hanya menjual hijab karena istri memiliki passion di bidang fashion,” tutur Muhammad Taufiqi selaku Co-Founder Kelana Scarves. Tidak seperti UMKM umumnya justru Muhammad justru merasakan dampak baik dari adanya pandemi ini. 

“Karena pandemi kita buka toko offline, yang semula hanya online saja sehingga semuanya lebih teratur. Dulu full online dari semua marketplace, toko offline kami justru aman karena pandemi sangat berdampak di kota kota besar tapi tidak untuk di daerah kami.”

Sebagai pelaku usaha yang bergerak di industri fashion, Ia menilai pentingnya memahami social media marketing dan juga trend fashion yang ada di masyarakat. “Mulai belajar marketing dari seperti apa caranya menjual di Instagram, facebook dan whatsapp itu seperti apa, selain itu juga belajar social media ads” tambahnya.

Selain itu, ada Owner Qrani Hijab yang bercerita soal perjalanan bisnisnya. “Awal saya bertemu calon istri, saya berkolaborasi dan mengembangkan produk hijab. Di bidang marketing saya menggunakan media sosial dan semua marketplace, alhamdulillah dalam 2 bulan kita dapat menjual 1000 lebih,” ungkap Haris Prasetyo. 

“Nilai value sangat penting bagi brand kami, value kita yaitu kita bisa custom model dan warna apapun. Untuk mendapatkan awareness yang lebih besar, kami menggunakan Facebook dan Instagram Ads, kita mempelajari social media marketing untuk meningkatkan bisnis kami,” yang menurut Haris keunikan atau diferensiasi memainkan peranan penting

Senangnya Dewi melihat kegiatan ini adalah dimana JNE Pasuruan memberikan solusi bagi para UMKM Pasuruan seperti workshop gratis untuk para UMKM Pasuruan, tersedia juga layanan free pick up di berbagai wilayah, untuk mendukung UMKM Pasuruan terus berkembang,

JNE juga menghadirkan program apresiasi bagi loyal customer seperti member JLC. Dalam program ini pelaku UMKM bisa mendapatkan hadiah menarik, dan promo diskon ongkir. Wah, Dewi juga mau aaah cari tahu dan ikutan webinar ini kalau ada di kota Sidoarjo.

“Kita sudah bekerjasama dengan brand lokal, 2 diantaranya yaitu narasumber kita hari ini untuk mewakili UMKM Pasuruan”, ucap Dwi Setyaningsih selaku Branch Manager JNE Pasuruan.

JNE Goll..Aborasi Bisnis Online Kota Pasuruan merupakan kota ke-sepuluh dari webinar JNE Ngajak Online 2022, yang mana akan dilakukan di 60 kota di seluruh Indonesia.

Setelah Kota Pasuruan, gelaran roadshow ini akan kembali hadir di Kota Jember  pada 20  Mei 2022. Sahabat, kapan ya kira-kira JNE Gol…aborasi akan hadir di kotamu?

Yuk UMKM bisa, kita kolaborasi dengan JNE!

Salam,

Dewi Adikara.