Sahabat Blogger

“Mari saling berbagi kebaikan”

Selain bermanfaat untuk orang lain, juga sebagai pengingat diri

Bagikan Artikel ini

Bahagia tidak hanya didapat dari kehadiran seseorang, tidak pula hanya karena mendapat sesuatu. Namun bahagia juga bisa kita dapatkan dengan cara berbagi terhadap sesama. Salah satu contoh yang aku rasakan pada hari selasa lalu. Hari itu merupakan hari bahagia bersama dengan JNE dimana beberapa nara sumber di dalamnya berbagi kisah yang membuat para peserta mengharu bahkan diantara kami tercipta rasa bahagia.

“Dalam menjalankan bisnis, JNE memiliki tagline “Connecting Happiness” yang berarti mengantarkan kebahagiaan. Maknanya sangat luas, sehingga jika bicara tentang JNE, maka bukan hanya tentang pengiriman paket, namun dalam berbagai aspek kehidupan. “Bahagia Bersama” adalah hasil yang dituju dari prinsip Berbagi, Memberi dan Menyantuni yang selama ini JNE jalankan,” ujar M. Feriadi Soeprapto, selaku Presiden Direktur JNE.

Hari Bahagia itu berlangsung dalam live streaming Instagram dan youtube, dengan beberapa nara sumber yaitu Andy F. noya, Melanie Subono, Ivan Gunawan, Muhammad Misrad yang akrab disapa sebagai Mice, dan juga Maman Suherman. Kita dipandu oleh moderator cantik Fathia Izzati.

hari bahagia bersama

Maman Suherman mengatakan, “Sebuah kehormatan dapat menjadi penulis Buku Bahagia Bersama dan turut menularkan prinsip serta nilai-nilai berbagi yang membawa perubahan menjadi lebih baik lagi bagi individu mau pun masyarakat luas”.

Artikel menarik lainnya: Skincare untuk pemula

Penulis buku Bahagia Bersama ini menambahkan, “berbagi agar dapat bahagia bersama perlu dilakukan sebanyak mungkin oleh tiap orang, tidak hanya dalam keadaan lapang tapi juga bahkan dalam kondisi sempit.” Kang Maman, panggilan akrabnya adalah seorang pegiat literasi ternama.

Di masa-masa berduka, aku melihat sinergi mereka sangat membuat hati menjadi semakin terharu. Inget almarhum suami yang baru saja meninggalkan berbagai macam bekal untuk kami. Sehingga rasanya memang benar apa yang menjadi slogan JNE itu patut untuk dilakukan.

Saat bersedih, aku mendapat perhatian dari berbagai kalangan termasuk blogger, sehingga kesedihanku berangsur-angsur menguat jadi sebuah kebahagiaan dan rasa syukur telah memiliki mereka yang begitu baik. Aku pun ingin menyalurkan rasa empati ini pada banyak kalangan yang juga sedang berduka ataupun bersedih. Sehingga mereka bisa kembali merasakan apa yang dinamakan bahagia.

Seperti yang dikatakan Muhammad Misrad yang akrab disapa Mice. Saat ia membuat gambar pada buku ini, rasa bahagia itu hadir bahkan dia bisa tersenyum tertawa sendiri. Seorang kartunis yang pandai membuat ilustrasi buku Bahagia Bersama.

Ia menuturkan, “merupakan sebuah challenge yang sangat asyik bisa menjadi bagian dari penyusun isi Buku Bahagia Bersama. Prinsip berbagi agar semua bisa bahagia bersama harus disampaikan secara berbeda sehingga pesan bisa diterima oleh semua kalangan dan semua umur, bahkan anak-anak”.

Hari bahagia bersama patut untuk dirasakan semua pihak, dan semua kalangan.

Buku ini dapat dibeli secara offline di toko buku Gramedia, dan juga bisa dibeli secara online melalui website gramedia.com. Tak hanya di sana, toko resmi JNE di Tokopedia dan Shopee pun tersedia buku ini. Alhamdulillah aku pun tidak melewatkan untuk meminang buku ini.

Artikel menarik lainnya: Cara optimasi twitter

Siapa pun berhak bahagia, kita bisa memulainya kapan saja. Kita bisa memulainya dimana saja. Kita bisa mengajak orang lain untuk ikut berbahagia. Kebahagiaan bagiku adalah kebahagiaan yang nyata, sebuah aksi dengan berbagi dengan sesama. Bukan sekadar kebahagiaan yang semu.

Baca juga: belajar blogging yuk!

Tagline JNE, dan juga kisah sejarah awal mula JNE yang disampaikan oleh Presiden Direktur di atas membuatku semakin yakin bahwa pengiriman yang kita pilih ikut andil membahagiakan orang-orang yang terlibat di dalamnya. Semoga sukses terus JNE.

Salam,

Dewi Adikara.