Sahabat Blogger

“Mari saling berbagi kebaikan”

Selain bermanfaat untuk orang lain, juga sebagai pengingat diri

Assalamualaikum sahabat….

Apa yang terpikir bila kita berbicara tentang mudik?

Kampung halaman, silaturahmi, orang tua, saudara, kebersamaan, tiket pulang, harga yang melunjak, dan apalagi hayo?

Saya ikut sedih saat ada teman saya yang tidak bisa pulang ke rumah orang tuanya saat semua orang gencar untuk mudik. Zaman sekarang, jarak yang jauh karena merantau akibat berkarir dan pendidikan, atau ikut suami berkarir sudah hal yang umum terjadi.

Apa saja sih yang sering jadi pertimbangan seseorang tidak bisa Mudik di waktu lebaran?

1. Tiket.

Sebenarnya jarak sekarang menjadi penghalang untuk mudik. Banyak pula penyedia jasa yang menawarkan akses perjalanan dari yang hemat hingga harga yang menjulang tinggi. Tetap saja harga yang ditawarkan berbeda dengan harga sehari-hari, maklum masa mudik, tapi ada juga loh mudik gratis, cuma perjalanannya terkadang enggak sesuai juga sama kampung halaman kita, hu… hu… hu….

Sabar ya, semoga yang mengalami ini diberikan kemudahan untuk berkunjung setelah nuansa lebaran, Amin. Selain pertimbangan harga tiket, terkadang orang bisa gagal mudik saat mereka kehabisan tiket.

Siapa yang pernah mengalami ini???

gagal mudik

Solusinya: Tentukan perjalanan apa yang efektif untuk mudik, pesan tiket dari jauh-jauh hari. Biasanya harga tiket jauh lebih murah, daripada teman-teman beli saat mendekati hari H. Hal ini berlaku pula dengan harga hotel loh!

2. Jumlah personil.

Selain harga yang melambung tinggi, pertimbangan kepulangan untuk mudik terkadang juga karena jumlah personil di dalam keluarga kecil itu sudah bertambah. Jadi bayarnya sesuai jumlah orang deh, benar bukan?

Solusinya: Cobalah menabung dari jauh-jauh hari, eh jauh-jauh bulan ya. Gajian kan datangnya setiap bulan, kalau rejeki datang kapan saja, jadi dengan berhemat kita bisa menabung.

3. Waktu Libur.

Jadi seperti yang sering diresahkan masyarakat adalah waktu libur. Berita simpang siur waktu libur sering menjadi trending topik saat lebaran akan hadir. Harapan dari banyak orang adalah memiliki waktu libur yang panjang, sehingga bisa dengan leluasa menikmati quality time dengan keluarga di kampung halaman. Bahkan tidak jarang, seseorang mengambil waktu cuti tambahan di waktu ini, dan apa hasilnya selalu di setujui oleh atasan? Hiks, bisa gagal mudik kalau tidak dapat persetujuan.

Solusinya: Ambil jatah cuti ini dari jauh – jauh hari, sehingga saat mengajukan sang atasan dapat mempertimbangkan penggantimu saat waktu cutimu diajukan.

4.Kesehatan.

Saat kamu sudah berhasil memiliki ketiga hal di atas, ternyata kesehatanmu terganggu. Dan kondisi ini menyebabkan teman-teman tidak jadi mudik.

Solusinya: Jagalah pola makan sehat selama berpuasa, minum vitamin dan suplemen untuk mendukung daya tahan tubuhmu. Jika sudah memiliki keluarga atau anak, terapkan pola hidup sehat, dengan menjaga kebersihan dan pola makan tersebut, sehingga dapat meminimalisir menjadi sakit saat mudik tiba.

Teman-teman punya pengalaman lain seputar Mudik dan solusinya?

Share di kolom komentar ya. Terimakasih:)

Salam,

Dewi Adikara.