Sahabat Blogger

“Mari saling berbagi kebaikan”

Selain bermanfaat untuk orang lain, juga sebagai pengingat diri

Ternyata begini ya rasanya kehilangan salah satu orang tua. Sedihnya sangat luar biasa. Tahun lalu, saat kehilangan suami aku menangis sambil memukul aspal rumah sakit. Di sepanjang jalan menuju rumah sakit, aku berteriak, menangis, istighfar, dan menyebut nadhar untuk mengirim doa agar suamiku bisa tetap hidup mendampingi perjalanan hidupku dengan kedua anak kami yang masih kecil.

Kun fayakun, jika Allah berkehendak maka terjadilah. Mau apapun upayamu jika Allah tidak mengizinkan maka tidak akan terjadi. Tapi aku yakin bahwa apa yang telah diatur Allah, adalah hal yang terbaik untuk umat-Nya. Semangat juang di bulan pahlawan ini, nampaknya cukup membantuku untuk Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat.

Pada moment ini, membuatku lebih bersabar dan melapangkan hati saat kepergian ibunda tercinta di tanggal 18 Agustus lalu. Hari-hari sebelumnya, aku bersyukur sekali bisa merawatnya dengan penuh kelembutan, mendapatkan tawa beliau disaat sakitnya, mendapat genggaman beliau disaat lemah, dan mendapat pujian terhadap makanan yang kudulangkan ke beliau disaat sulitnya untuk dhahar. Aku menangis saat kehilangannya, berhari-berhari. Namun aku tidak lagi berteriak. Karena aku yakin, Allah SWT telah memilih Mama untuk menjadi kekasihNya. Mama meninggal di malam jumat, dan banyak bersaksi atas kebaikannya. MasyaAllah.

Disaat mama meninggal tanggal 18, adalah saat-saat aku banyak memupuk energi untuk memberi contoh pada anak-anak tentang semangat juang pahlawan. Mereka beruntun mengikuti perlombaan di sekolahnya dan menggunakan kostum pejuang dan profesi untuk karnaval.

Saat-saat itu RT dan perkampungan disekelilingku begitu ramai dengan perlombaan. Ternyata tak hanya di lingkungan rumah, aku menemukan sebuah informasi menarik yang begitu menginspirasi. Para Ksatria dan Srikandi pun ikut berpartisipasi menyemarakkan kemerdekaan bangkit lebih cepat, pulih lebih kuat dengan perlombaan.

Ksatria dan Srikandi adalah sebutan bagi seluruh karyawan JNE. Pada kemerdekaan kali ini, JNE menyelenggarakan enam pertandingan cabang olahraga dari tanggal 20 hingga 28 Agustus 2022. Yaitu futsal, sepakbola, bola basket, tenis meja, badminton, panahan dan funbike dan acara puncak Pekan Olahraga JNE ini berada di Orion Sport Center Jl. Bandengan Utara Raya no. 73 Kec. Penjaringan Utara, Jakarta Utara. 

Pertandingan cabang olahraga futsal menjadi salah satu cabang favorit bagi karyawan JNE. Pada tanggal 28 Agustus pertandingan futsal terlaksana oleh 37 klub dari karyawan dan berbagai departemen di JNE Jakarta, dengan turnamen sistem gugur yang disiapkan panitia. Hasil pertandingan ini, Tim Pickup Marketplace meraih juara 1 setelah menekuk Tim Futsal JKT 48. Saat itu, Luky Bachtiar dari Tim Pickup Marketplace menjadi pemain terbaik yang berasal dari pilihan Coach Deny Handoyo.

Pemenang Futsal JNE

VP Marketing JNE, Eri Palgunadi sebagai perwakilan Manajemen JNE memberikan apresiasi kepada Manajer Tim, Hansen Tjubianto perwakilan dari Cosmo JNE FC yang telah berhasil meraih juara 3 pada Profesional Futsal League 2021-2022. Tidak hanya itu, kemeriahan Pekan Olahraga JNE 2022 kemudian lanjut dengan pertandingan Fun Match antara Cosmo JNE FC melawan Tim Futsal JNE Jakarta.

Eri Palgunadi, sebagai VP Marketing JNE menyampaikan, “Mewakili keluarga besar JNE, kami merasa bangga, bahwa momen Pekan Olahraga JNE 2022 setelah vakum selama lebih dari 2 tahun, dapat kembali digelar. Momen yang tepat ini untuk kembali memberikan apresiasi kepada seluruh karyawan untuk dapat berprestasi memberikan penampilan terbaiknya di masing-masing cabang olahraga. Selain itu hadirnya Cosmo JNE FC dapat memotivasi karyawan JNE agar terus berprestasi.”

Pekan Olahraga

Pelatih Kepala Cosmo JNE FC, Deny Handoyo menyatakan bahwa begitu tinggi animo para karyawan JNE dalam mengikuti ajang Pekan Olahraga JNE 2022, “Saya sangat mengapresiasi JNE yang mengadakan event olahraga untuk para karyawannya. Sangat bagus untuk kebersamaan, tim serta mencetak atlet dalam cabang olahraga masing-masing. Siapa tahu dari 37 tim futsal yang bertanding, ada pemain bagus dan nantinya bisa gabung di Cosmo JNE FC. Lanjutkan terus … event olahraga seperti ini.”

Ksatria dan Srikandi JNE benar-benar memperkenalkan nilai-nilai dan budaya positif perusahaan JNE ke masyarakat luas, di mana JNE suka berbagi, memberi dan menyantuni, sehingga tagline “Connecting Happiness” dapat terwujud sehingga dapat memberikan manfaat seluas-luasnya untuk seluruh masyarakat  Indonesia. Prestasi mereka dan semangatnya pada Pekan Olahraga JNE sangat menginspirasi untuk Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat.

JNE bangkit lebih cepat pulih lebih kuat

Inspirasi yang begitu kuat ini pun yang bisa membangkitkan semangat Dewi untuk terus bangkit dan semangat menjalani hari. Semangat JNE! Semoga makin Jaya!

Salam,

Dewi Adikara.