Sahabat Blogger

“Mari saling berbagi kebaikan”

Selain bermanfaat untuk orang lain, juga sebagai pengingat diri

Kisah film Dumbo sebelumnya di tahun 1941 adalah tentang seekor gajah yang berteman dengan seekor tikus.

Berikut sinopsis dari Film Dumbo (1941):

Seekor ibu gajah di sirkus(Mrs. Jumbo) menerima seekor bayi gajah yang dibawa seekor burung bangau. Jumbo memberi nama bayi gajah itu Jumbo, Jr. Ia terlihat aneh karena daun telinganya yang lebar. Oleh karena itu, ia dipanggil gajah-gajah lain sebagai Dumbo.

Jumbo menyayanginya dengan sepenuh hati, dan Dumbo dibesarkan seperti anaknya sendiri. Namun sayangnya, Dumbo tidak pandai main sirkus sehingga makin jadi bahan ejekan gajah-gajah lain dan tidak punya teman. Pada suatu hari, anak kecil yang menonton sirkus menarik daun telinga Dumbo. Akibatnya, Jumbo yang memarahi anak tersebut, dan membuatnya anak itu luka.

Sebagai hukuman, Jumbo dimasukkan ke dalam kandang, dan Dumbo menjadi sedih. Teman yang menghibur Dumbo adalah Timothy si tikus. Bersama Timothy, Dumbo minum air bercampur bir hingga mabuk. Dumbo bermimpi melihat gajah berwarna merah jambu sedang menari. Tanpa sadar, Dumbo dan Timothy sudah berada di atas pohon.

Keesokan harinya, mereka berdua dibangunkan oleh kawanan burung gagak. Pemimpin burung gagak, Jim Crow mengatakan bahwa Dumbo dan Timothy sedang berada di atas pohon. Dumbo terkejut dan jatuh ke tanah. Dumbo belum tahu bahwa ia bisa terbang.

Menurut Jim Crow, Dumbo bisa terbang lagi kalau kepercayaan dirinya pulih. Oleh karena itu, ia memberikan Dumbo sebuah “bulu ajaib”. Dengan “bulu ajaib” tersebut, Dumbo menjadi gajah terkenal bisa terbang di sirkus Amerika Serikat.

Di akhir cerita, Dumbo bisa bertemu kembali dengan ibunya, sumber sinopsis: Wikipedia Dumbo.

Film Dumbo (2019) yang rilis Maret lalu, yang diarahkan oleh Tim Burton, seorang sutradara yang piawai dalam menciptakan film-film fantasi yang fantastik.

Baca juga artikel tentang dongeng: Hai, para lelaki…!

Film Burton selalu menggertak dunia fantasi penonton seperti Miss Peregrine’s Home for Peculiar Children, Alice in Wonderland (2010), Charlie and the Chocolate Factory (2005) dan Planet of the Apes.

Rumah produksi Tim Burton bekerjasama dengan Walt Disney Pictures untuk membuat Film Dumbo versi terbaru, namun isi ceritanya tidaklah sama.

Saat saya melihat Trailer Dumbo (2019), saya sempat ragu mau menonton film ini, karena suasana sirkus tersebut lumayan menegangkan. Bukan karena saya takut. Bukan. Tapi karena buntut saya sudah dua yang masih Batita dan Balita.

Mereka sedang dalam masa sebagai peniru ulung, sehingga saya kawatir mereka tidak paham kalau ini bukan kisah nyata, melainkan hanyalah film fantasi.

Penasaran kan bagaimana Trailernya? Tinggal klik di bawah ini.

Dumbo-bahasa Indonesia

Saya memberikan pengetahuan terlebih dahulu pada mereka, seperti dongeng-dongeng yang saya bacakan sebelum tidur. Dimana isi cerita menjadi bekal nasihat yang baik, dengan memberikan pengetahuan sehari-hari, memberi gambaran cerita hal yang baik dan tidak baik, serta menanamkan nilai moral pada setiap cerita.

Pada Film Dumbo?

Saya pun melakukannya, karena di Film ini ada beberapa nilai moral yang bisa disampaikan kepada anak, seperti:

  • Seorang ibu yang melidungi anaknya.
  • Seorang ibu yang marah bila anaknya di ganggu.
  • Aktivitas gajah mengamuk di sirkus yang membahayakan, sehingga anak cukup mengetahui dan tidak boleh mengganggu binatang agar tidak membahayakan diri kita.
  • Kekuatan dari binatang Gajah
  • Binatang perlu di pelihara dan disayang.
  • Kegiatan atraksi sirkus adalah melalui proses belajar, jadi tidak boleh meniru apa yang dilakukan tersebut.
  • Memberi tahu sifat orang-orang jahat dan kita perlu menghindarinya.
  • Bahaya Api dan cara menanganinya.
  • Berbagai jenis profesi yang terlibat di dalam film.
  • dan masih banyak lainnya.

Baca juga: The Great 50 Show Sirkus tanpa Hewan

Kalau sahabat ingin tahu Sinopsis film Dumbo terbaru?

Berikut sinopsis dari Film Dumbo (2019):

Holt Farrier, pemain kuda dan veteran perang dunia yang salah satu tangannya diamputasi, kembali dari perang dan berusaha mendapatkan pekerjaan di Sirkus Medici Brothers yang dijalankan oleh Max Medici.

Sirkus mereka mengalami masalah keuangan dan Medici terpaksa menjual kuda sirkusnya. Holt menjadi penjaga gajah bernama Jumbo, yang terlihat lemah dan ternyata sedang hamil.

Pada akhirnya Jumbo melahirkan anak gajah yang telinga yang sangat besar dan lebar. Medici menganggap ini kelainan, dan menyuruh Holt menyembunyikan telinganya sebelum publik bisa melihat anak gajah itu.

Dalam penampilan perdananya, telinga Dumbo tidak sengaja terlihat sehingga menimbulkan ejekan dan dilempari kacang oleh beberapa orang.

Jumbo merasa tertekan atas perlakuan buruk terhadap anaknya sehingga dia mengamuk dan menyebabkan kerusakan,seluruh pengunjung berlari karena ketakutan. Jumbo merobohkan tiang sirkus dan tak sengaja membunuh seorang pawang yang sering mengganggunya.

Medici terpaksa menjual Jumbo untuk menghindari kemarahan masyarakat. Kedua anak Holt, Joe dan Milly berusaha menghibur Dumbo. Mereka bermain bulu angsa untuk di tiup. Dan saat Dumbo bersin, secara tidak sengaja mereka menyadari Dumbo dapat terbang dengan mengepakkan telinganya. Bulu angsa tersebut adalah kunci agar Dumbo bersedia terbang.

Akhirnya pada pertunjukkan Sirkus berikutnya, Dumbo berperan sebagai badut pemadam kebakaran yang memadamkan api dengan air yang disemprotkan dari belalainya.

Ditengah atraksinya terjadi kesalahan teknis, sehingga Dumbo terperangkap di lokasi tinggi yang dikelilingi oleh api.

Milly mempertaruhkan nyawanya untuk mengirimkan bulu, agar Dumbo percaya diri untuk terbang. Penonton tercengang ketika Dumbo terbang dan kabar mengenai bakatnya mulai tersebar.

V. A. Vandevere, seorang pengusaha dan pemilik Dreamland, taman hiburan bohemian, mendekati Medici dan mengusulkan sebuah kolaborasi. Medici akan menjadi mitra Vandevere dan rombongan sirkus Medici Brothers akan dipekerjakan untuk tampil di Dreamland. Vandevere menuntun agar Dumbo terbang bersama artis Prancis, Colette Marchant.

Performa perdana Colette dan Dumbo berubah menjadi masalah karena Dumbo hampir jatuh dari lokasi tinggi dan tidak ada jaring pengaman di bawahnya untuk menghindari cedera dan kematian.

Dumbo mendengar suara ibunya (Jumbo) dan menyadari ibunya ada di tempat lain di Dreamland. Dia terbang keluar dari arena sirkus dan ingin berkumpul kembali dengan ibunya.

Kondisi ini membuat V. A. Vandevere merasa rugi, sehingga ia menuntut Holt Farrier untuk melatih Dumbo lebih keras lagi dan berencana membunuh Jumbo, sang ibu gajah agar tidak menjadi penghalang atraksi sirkus gajah terbang si Dumbo.

Di sinilah serunya cerita penyelamatan ibu gajah, Bagaimana kelanjutan kisahnya?

Menarik sekali bukan?

Selebihnya lebih seru nonton di bioskop sambil makan popcorn ya.

Asek….

Foto sama Dumbo dulu ya

Salam,

Dewi Adikara