Sahabat Blogger

“Mari saling berbagi kebaikan”

Selain bermanfaat untuk orang lain, juga sebagai pengingat diri

Membaca pengalaman Testimoni MOSEHAT jamu dari daun kelor kaya manfaat sangat penting sebelum kita memutuskan memilih produk andalan ini. Daun kelor selama ini oleh masyarakat kita menganggap dengan hal-hal mistis, walaupun tidak sedikit juga yang mengkonsumsi daun kelor untuk diolah menjadi sayur.

Seperti Dewi misalnya, suka banget deh membuat masakan daun kelor ini menjadi sayur bening. Ternyata enggak hanya Dewi, namun masyarakat Palu, Sulawesi Tengah salah satunya yang mengolah daun kelor menjadi kuliner yang lezat yaitu Uta Kelo (sayur kelor). Manfaat daun kelor sangatlah banyak. Bahkan teh kelor populer bagi kalangan pecinta kesehatan karena memiliki manfaat yang luar biasa untuk kesehatan tubuh.

World Health Organization (WHO) bahkan menganjurkan bagi bayi dan anak-anak dalam masa pertumbuhan untuk mengkonsumsinya mengingat besarnya manfaat yang terkandung di dalam daun kelor. WHO bahkan menyebut tumbuhan kelor ini sebagai ‘miracle tree’ atau pohon ajaib karena mereka terkejut akan khasiat yang terkandung di dalamnya.

Cerita Sedih Daun Kelor

Pengalaman Dewi selama ini punya daun kelor tuh susah-susah gampang. Dari punya gratisan dapet dari tetangga sampai beli sendiri tuh butuh perjuangan banget. Dewi saat dapat gratisan dari tetangga baik, perawatan pohon kelor mudah. Tinggal tancap dahannya ke tanah, dan akan bersemi beberapa hari.

Beberapa hari kemudian daunnya tumbuh subur, dan Dewi berhasil memasak beberapa kali menjadi sayur bening. Sedihnya, saat lagi sayang-sayangnya eh di suatu pagi daun-daunnya hilang. Beberapa lubang tikus tiba-tiba muncul di halaman. Duh sedih banget!

Perjuangan belum berakhir, karena suka sayur bening kelor karena khasiatnya sehingga Dewi berusaha beli ke toko tanaman. Dewi rawat dari yang hanya dahan saja dan akhirnya bersemi. Sampai kirim foto ke Mama deh, kasih kabar baik ini.

Asik jadi bisa masak sayur bening daun kelor lagi nih….

Nah, ternyata kejadian terulang lagi. Setelah berhasil tumbuh subur dan beberapa kali masak ternyata tiba-tiba daunnya hilang. Bedanya kali ini batangnya patah. Hiks sedih. Baru kejadian nih, sedihnya masih terasa….

Benar kan, susah-susah gampang, Dewi merawat daun kelor. Emang kenapa sih kok bela-belain Dewi pingin masak tumbuhan ini?

Yuuuk baca terus tulisan Dewi ya.

Mengenal lebih dalam Daun Kelor yuk!

Daun kelor (Moringa Oleifera) memiliki ciri khas daun berukuran kecil-kecil dan berbentuk bulat telur. Selain mengandung banyak nutrisi yang sangat penting untuk mencegah berbagai penyakit, juga mengandung semua unsur asam emino essensial yang sangat penting, yakni argine, histidine, isoleucine, leusine, lysine, methionine, phenylalinine, threonine, tryptophan, dan valine.

Moringa Oleifera juga mengandung protein, lemak, beta carotene (Vit A), thiamin (Vit B1), riboflavin (Vit B2), niacin (Vit B3), Vit C, kalsium, karbohidrat, tembaga, serat, zat besi, magnesium, dan fosfor.

Selain itu juga mengandung senyawa aktif yaitu flovanoid maupun alkoloid, zat tersebut dapat mencegah pembentukan asam urat. Jenis alkoloid yang bisa menghambat asam urat adalah klolkisin, zat inilah yang membuat sendi tidak lagi bengkak merah.

testimoni mosehat

Mosehat, jamu tetes herbal untuk asam urat dari ekstrak daun kelor

Berdasarkan penelitian, konsumsi daun kelor segar lebih baik setelah kering dan halus karena akan semakin meningkatkan semua nutrisinya kecuali Vit C.

Dengan banyaknya manfaat daun kelor, Mosehat memformulasikannya secara higienis dengan teknologi terkini sebagai salah satu solusi masalah kesehatan, salah satunya untuk mengobati penyakit asam urat.

Selain mengandung Moringa Oleifera (daun kelor), Mosehat juga mengandung Nigella Sativa (habbatussauda) dan racikan Propolis dengan seimbang dan tepat, sehingga jamu ini mengandung kadar kadar antioksidan tinggi dan potasium jadi dapat membantu proses penyembuhan pada pembengkakan sendi.

Baca ini juga yuk: Nuansa Korea “Instagramable” hadir di Yogyakarta: Chingu Korean Fan Cafe

Komposisi dan Manfaat Mosehat

Berikut adalah komposisi dan manfaat yang terkandung dalam jamu tetes herbal Mosehat :

Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera)

Dalam daun kelor terdapat kandungan potasium dan antioksidan, zat ini bisa membantu proses penyembuhan pada pembengkakak sendi.

Ekstrak Habbatussauda (Nigella Sativa)

Kandungan minyak atsiri di dalam habbatussauda mampu untuk menurunkan kadar asam urat tinggi yang signifikan.

Ekstrak Propolis

Madu/ Propolis merupakan salah satu obat alami yang mengandung sifat antimikroba yang bisa membantu untuk melawan virus dan bakteri penyebab penyakit.

Khasiat Mosehat untuk Asam Urat

Khasiat jamu tetes herbal Mosehat untuk asam urat ini adalah:

  • Sebagai obat asam urat
  • Mengempiskan pembengkakan yang terjadi pada sendi penderita asam urat
  • Menghilangkan rasa sakit pada sendi, seperti sakit pada kaki dan tangan
  • Mengatasi rasa sakit pada sendi saat bergerak
  • Meredakan rasa panas yang terasa pada sendi

Baca juga: Cara Top Up GoPay dengan mudah!

Aturan Minum Jamu tetes Herbal Mosehat

Agar jamu Mosehat bisa bekerja secara efektif di dalam tubuh kita, dan khasiatnya bisa segera, maka perlu mematuhi aturan dalam mengkonsumsinya, yaitu :

  • Kocok terlebih dahulu
  • Teteskan Mosehat ke dalam 50 ml air (sebaiknya dengan air yang hangat) sebanyak 8-10 tetes
  • Minum sebanyak 3x sehari sebelum makan untuk hasil yang maksimal.

Jamu tetes herbal Mosehat ini aman sebagai herbal asam urat untuk lanjut usia, ibu hamil dan ibu menyusui. Tentunya kita harus memberu jarak sekitar 1-2 jam jika sahabat sedang mengkonsumsi obat lainnya.

Artikel menarik lainnya: Review: Enak mana, Roma Malkist Rasa Keju atau Rasa Tiramisu?

Nah sahabat, agar khasiat yang terkandung dalam Mosehat tidak berkurang, maka simpan pada tempat kering, terhindar dari sinar matahari langsung dan simpan dalam suhu ruangan (tidak di lemari es).

Setelah mempelajari khasiat dari mosehat, pada akhirnya Dewi punya testimoni mosehat nih:

“Obat yang aman nih, apalagi terbuat dari bahan alami daun kelor. Bahan alami ini adalah salah satu menu favorit Dewi saat memasak yang membuat kebiasaan makan kita menjadi sehat. Dengan adanya MOSEHAT dari ekstrak daun kelor, terbantu banget buat hidup kita makin sehat”

Salam,

Referensi:

1.  https://testimoni.id/

2.  kesehatan.kontan.co.id/news/manfaat-dan-efek-samping-daun-kelor-untuk-kesehatan;

3.  tokopedia.com/blog/manfaat-daun-kelor-hlt/;

4.  portaljogja.pikiran-rakyat.com/lifestyle/pr-252674180/nutrisi-dan-kandungan-zat-daun-kelor-ampuh-obati-asam-urat;

5.  kompas.com/tren/read/2021/08/13/173200165/7-manfaat-daun-kelor-untuk-kesehatan?page=all; shopee.co.id/Obat-Asam-Urat-Ampuh-Rematik-Nyeri-Sendi-Mosehat-Original-Herbal-BPOM